Tinggal di Parkiran dan Mushola, Dua Lansia di Penjaringan Terima Bantuan

Rabu, 12 Agustus 2026. Pukul 10 : 29 WIB

Tidak semua lansia memiliki tempat tinggal yang layak dan keluarga yang mampu mencukupi kebutuhan mereka. Di tengah keterbatasan tersebut, Pak Bidong dan Pak Maryanto masih berusaha menjalani kehidupan dengan kemampuan yang mereka miliki.

Pada Selasa, 11 Agustus 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di Jl. Rawa Bebek, RT/RW 007/013, Penjaringan.

Kedua penerima tersebut adalah Bapak Bidong, berusia 65 tahun, dan Bapak Maryanto, berusia 60 tahun. Keduanya menjalani kehidupan dengan kondisi tempat tinggal dan ekonomi yang sangat terbatas.

Isi Bantuan Sembako

Paket bantuan yang diberikan kepada masing-masing penerima terdiri dari:

  • Beras 5 kilogram
  • Minyak goreng 2 liter
  • Mie instan 20 bungkus
  • Telur 1 kilogram
  • Garam 500 gram
  • Sarden 1 kaleng
  • Susu kental manis 1 kaleng
  • Biskuit Regal 3 pack

Pak Bidong, Tinggal di Parkiran Bersama Keluarga

Bapak Bidong, berusia 65 tahun, tidak memiliki tempat tinggal tetap. Dalam kondisi yang serba terbatas, ia terpaksa tinggal di parkiran mobil bersama istri dan anaknya.

Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Pak Bidong masih bekerja sebagai pekerja serabutan. Namun, penghasilan yang diperoleh sangat minim dan tidak menentu.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan sehari-hari harus dipenuhi dengan sangat terbatas. Meski demikian, Pak Bidong tetap berusaha bekerja sesuai kemampuan agar dapat membantu keluarganya bertahan hidup.

Pak Maryanto, Tinggal di Mushola dan Menjadi Marbot

Sementara itu, Bapak Maryanto, berusia 60 tahun, tinggal seorang diri di sebuah mushola. Ia menjalani kehidupan sehari-hari dengan menjadi marbot.

Pak Maryanto memiliki dua anak yang tinggal berjauhan. Dari kedua anaknya, hanya satu yang masih memberikan bantuan, yaitu sekitar Rp100 ribu setiap bulan.

Untuk memenuhi kebutuhan lainnya, Pak Maryanto juga banyak mengandalkan bantuan dari warga sekitar yang peduli terhadap kondisinya.

Dengan penghasilan dan bantuan yang terbatas, kebutuhan makan sehari-hari menjadi salah satu tantangan yang harus ia hadapi.

Bantuan untuk Meringankan Kebutuhan Pangan

Melalui penyaluran bantuan sembako ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap kebutuhan pangan Pak Bidong dan Pak Maryanto dapat sedikit terbantu.

Bantuan berupa beras, minyak, telur, mie instan, sarden, susu, garam, dan biskuit diharapkan dapat membantu mengurangi pengeluaran mereka untuk kebutuhan makan sehari-hari.

Kisah keduanya menunjukkan bahwa masih ada lansia yang menjalani hari tua dalam kondisi tempat tinggal dan ekonomi yang sangat terbatas. Meski demikian, mereka tetap berusaha menjalani kehidupan dengan kemampuan yang ada.

Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Dukungan tersebut memungkinkan bantuan terus disalurkan kepada lansia, penyandang disabilitas, dan keluarga yang membutuhkan.

Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Pak Bidong dan Pak Maryanto, membantu memenuhi kebutuhan pangan mereka, serta memberikan sedikit keringanan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.