Tinggal Bersama Pasangan, Ibu Acem dan Pak Bahnari Tetap Bekerja untuk Bertahan

Rabu, 19 Agustus 2026. Pukul 12 : 36 WIB

Memasuki usia lanjut, Ibu Acem dan Pak Bahnari masih harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Keduanya mengandalkan hasil memulung karena penghasilan keluarga masih sangat terbatas.

Pada Selasa, 18 Agustus 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di kawasan Bintara, Bekasi.

Bantuan diberikan kepada Ibu Acem, berusia 61 tahun, dan Bapak Bahnari, berusia 74 tahun. Keduanya masih menjalani aktivitas sebagai pemulung meski telah memasuki usia lanjut.

Isi Bantuan Sembako

Paket bantuan yang diberikan kepada masing-masing penerima terdiri dari:

  • Beras 5 kilogram
  • Minyak goreng 2 liter
  • Mie instan 20 bungkus
  • Telur 1 kilogram
  • Garam 500 gram
  • Sarden 1 kaleng
  • Susu kental manis 1 kaleng
  • Biskuit Regal 3 pack

Ibu Acem Masih Memulung Bersama Suami

Ibu Acem, berusia 61 tahun, tinggal bersama suaminya. Di usia tersebut, Ibu Acem masih bekerja sebagai pemulung untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Ibu Acem memiliki tiga anak. Dua anaknya tinggal jauh dan tidak memberikan bantuan. Sementara satu anak yang sudah berkeluarga bekerja sebagai pengemudi ojek online dan masih berusaha membantu orang tuanya sesuai kemampuannya.

Dengan kondisi tersebut, Ibu Acem dan suaminya tetap mengandalkan pekerjaan memulung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pak Bahnari Tetap Memulung di Usia 74 Tahun

Sementara itu, Bapak Bahnari, berusia 74 tahun, masih tinggal bersama istrinya.

Pak Bahnari memiliki satu anak yang telah bercerai. Kini, ia bersama istri dan anaknya menjalani kehidupan dengan mengandalkan hasil memulung.

Pekerjaan tersebut menjadi sumber pemasukan bagi keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meski usia sudah lanjut, Pak Bahnari masih berusaha bekerja karena kebutuhan keluarga tetap harus dipenuhi.

Bantuan untuk Kebutuhan Sehari-hari

Melalui penyaluran bantuan sembako ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap kebutuhan pangan Ibu Acem dan Pak Bahnari beserta keluarga dapat sedikit terbantu.

Beras, minyak, telur, mie instan, sarden, susu, garam, dan biskuit yang diberikan diharapkan dapat membantu mengurangi sebagian pengeluaran keluarga untuk kebutuhan makan sehari-hari.

Kisah Ibu Acem dan Pak Bahnari menunjukkan bahwa masih ada lansia yang tetap bekerja karena kondisi ekonomi keluarga. Di usia ketika kebutuhan untuk beristirahat semakin besar, mereka masih harus memulung untuk mendapatkan penghasilan.

Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan sehingga bantuan dapat terus disalurkan kepada lansia dan masyarakat yang membutuhkan.

Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Ibu Acem, Pak Bahnari, dan keluarga, serta membantu meringankan kebutuhan pangan mereka. Semoga mereka senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.