Senin, 27 Juli 2026. Pukul 11 : 29 WIB
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Tiga-rumah-di-Komplek-Fadillah-Perdana-Lima-sabtu.jpg)
( Dokumentasi : Tiga rumah di Komplek Fadillah Perdana Lima, Jalan Tembikar Kanan, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, dikatakan ambruk tiba-tiba. Sabtu (25/7/2026). Foto bersumber dari situs Banjarmasinpost )
Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan – Suasana tenang di Komplek Fadillah Perdana Lima, Jalan Tembikar Kanan, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Kertak Hanyar berubah menjadi kepanikan setelah tiga unit rumah ambruk secara tiba-tiba pada Sabtu (25/7/2026). Peristiwa yang terjadi tanpa tanda-tanda sebelumnya tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan beberapa penghuni mengalami luka-luka.
Menurut keterangan warga, bangunan runtuh secara mendadak disertai suara keras yang mengejutkan warga sekitar. Saat kejadian, sejumlah penghuni masih berada di dalam rumah sehingga proses evakuasi dilakukan secepat mungkin oleh warga dan petugas.
Rumah yang mengalami ambruk adalah nomor 29, 30, dan 31. Di rumah nomor 29 terdapat delapan orang saat kejadian. Enam orang di antaranya harus mendapatkan penanganan medis, sementara satu orang dinyatakan meninggal dunia.
Korban meninggal diketahui bernama Ibnu Rizki (19). Sementara korban yang mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di rumah sakit antara lain Bintang (3), Wulan (2), Salman (12), serta kedua orang tua mereka. Selain itu, satu penghuni rumah nomor 30 mengalami luka ringan dan tidak memerlukan perawatan di rumah sakit. Adapun penghuni rumah nomor 31 dilaporkan sedang berada di luar rumah saat bangunan ambruk sehingga selamat dari kejadian tersebut.
Hingga saat ini, penyebab pasti ambruknya tiga rumah tersebut masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang. Pemerintah daerah bersama instansi terkait melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap kondisi bangunan di sekitar lokasi untuk memastikan keamanan lingkungan serta mengantisipasi kemungkinan adanya risiko serupa.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap kondisi struktur bangunan, terutama di kawasan permukiman. Pemeriksaan secara berkala diharapkan dapat membantu mendeteksi potensi kerusakan sejak dini sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini, sementara para korban yang masih menjalani perawatan dapat segera pulih. Harapannya, proses penyelidikan dapat mengungkap penyebab pasti kejadian ini sehingga langkah-langkah pencegahan dapat segera dilakukan untuk menghindari peristiwa serupa di masa mendatang.
