Tiga Lansia di Usia Senja Masih Berjuang di Tengah Keterbatasan

Senin, 24 Agustus 2026. Pukul 10 : 12 WIB

Di usia lanjut, kehidupan tidak selalu menjadi lebih mudah. Ibu Emi masih memulung bersama suami, Ibu Murni tetap mencari rongsokan seorang diri, sementara Pak Imam harus berhenti beraktivitas karena kondisi jantung.

Pada Jumat, 21 Agustus 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada tiga lansia yang menghadapi keterbatasan dalam kehidupan sehari-hari.

Bantuan diberikan kepada Ibu Emi B., Ibu Murni, dan Bapak Imam Suyitno.

Ibu Emi Masih Memulung Bersama Suami

Ibu Emi B., 74 tahun, masih tinggal bersama suaminya. Di usia lanjut, keduanya mengandalkan pekerjaan sebagai pemulung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penghasilan dari memulung hanya sekitar Rp15.000–Rp20.000 per hari, sehingga kebutuhan rumah tangga harus disesuaikan dengan pemasukan yang diperoleh.

Ibu Emi memiliki lima anak, namun kini hanya tiga anak yang masih ada. Dua anaknya tinggal di kampung dan pernah mengusir Ibu Emi.

Dalam kondisi tersebut, Ibu Emi dan suami tetap berusaha menjalani kehidupan dengan kemampuan yang mereka miliki.

Ibu Murni Hidup Seorang Diri

Ibu Murni, 63 tahun, menjalani hari tua seorang diri.

Ia memiliki sepuluh anak, namun tidak ada yang memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Karena kebutuhan hidup tetap harus dipenuhi, Ibu Murni masih bekerja sebagai pemulung meski usianya telah lanjut.

Penghasilan dari memulung menjadi salah satu cara yang ia andalkan untuk mendapatkan makanan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pak Imam Tidak Lagi Bisa Beraktivitas

Sementara itu, Bapak Imam Suyitno, 61 tahun, mengalami sakit jantung sehingga saat ini sudah tidak dapat banyak beraktivitas.

Pak Imam tinggal bersama istrinya. Untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, istrinya berjualan kopi.

Pasangan ini memiliki empat anak. Salah satu anak mereka juga mengalami stroke, sehingga keluarga harus menghadapi kondisi yang cukup berat dengan kemampuan ekonomi yang terbatas.

Bantuan Sembako untuk Kebutuhan Sehari-hari

Paket bantuan yang diberikan kepada masing-masing penerima terdiri dari:

  • Beras 5 kilogram
  • Minyak goreng 1,8 liter
  • Mie instan 20 bungkus
  • Telur 1 kilogram
  • Garam 500 gram
  • Sarden 1 kaleng
  • Susu kental manis 1 kaleng
  • Biskuit Regal 3 pack

Bantuan bahan pangan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan makan sehari-hari dan sedikit meringankan pengeluaran keluarga.

Ketiga penerima memiliki kondisi yang berbeda. Ibu Emi masih memulung bersama suami dengan penghasilan yang sangat terbatas. Ibu Murni harus memulung seorang diri tanpa dukungan anak-anaknya, sedangkan Pak Imam sudah tidak dapat beraktivitas dan kebutuhan keluarga banyak bergantung pada penghasilan istrinya.

Melalui penyaluran bantuan ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap kebutuhan pangan ketiganya dapat sedikit terbantu.

Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi Ibu Emi, Ibu Murni, Pak Imam, dan keluarga. Semoga mereka senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.