Tiga Lansia di Tangerang Terima Bantuan Sembako dari Yayasan Amal Peduli Nusantara

Rabu, 8 Juli 2026. Pukul 10 : 53 WIB

Tidak sedikit lansia yang masih harus bekerja atau bertahan hidup dengan bantuan yang terbatas dari keluarga maupun lingkungan sekitar. Di usia yang seharusnya menjadi waktu untuk beristirahat, mereka justru masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, Yayasan Amal Peduli Nusantara kembali menyalurkan bantuan sembako kepada tiga lansia di wilayah Tangerang.

Program ini menjadi bagian dari komitmen yayasan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok para lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Isi Bantuan Sembako

Paket bantuan yang disalurkan terdiri dari:

  • Beras
  • Minyak goreng
  • Mie instan
  • Sarden
  • Susu kental manis
  • Telur
  • Garam
  • Biskuit Regal

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pangan sehari-hari para penerima manfaat.


Ramih (68 Tahun), Bertahan Hidup dengan Dukungan Warga Sekitar

Salah satu penerima bantuan adalah Ibu Ramih, lansia berusia 68 tahun yang telah ditinggal oleh suaminya.

Beliau memiliki dua orang anak yang keduanya telah menjanda dan bekerja sebagai pengupas botol plastik dengan penghasilan yang terbatas. Karena kondisi ekonomi keluarga yang sulit, kebutuhan hidup Ibu Ramih juga banyak terbantu oleh kepedulian warga di sekitar tempat tinggalnya.

Meski hidup dalam keterbatasan, Ibu Ramih tetap menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran.


Asad (79 Tahun), Menjalani Hari Tua Seorang Diri

Bantuan juga diberikan kepada Bapak Asad, lansia berusia 79 tahun yang hidup tanpa istri.

Beliau memiliki lima orang anak, namun tidak ada satu pun yang tinggal bersama. Salah satu anaknya masih membantu kebutuhan makan, tetapi hanya dapat datang sekitar satu kali dalam sebulan.

Sebagian besar waktu, Bapak Asad menjalani hari-harinya seorang diri dengan mengandalkan bantuan yang diberikan sesuai kemampuan keluarganya.


Suyanti (60 Tahun), Tetap Memulung untuk Memenuhi Kebutuhan Hidup

Penerima bantuan berikutnya adalah Ibu Suyanti, lansia berusia 60 tahun yang telah ditinggal oleh suaminya.

Beliau memiliki seorang anak yang telah berkeluarga dan tinggal terpisah. Anak tersebut sesekali memberikan bantuan sesuai kemampuan, namun karena kebutuhan hidup yang terus berjalan, Ibu Suyanti masih harus bekerja sebagai pemulung di usia senjanya.

Semangat beliau untuk terus berusaha menjadi bukti bahwa banyak lansia masih harus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.


Kepedulian yang Membantu Meringankan Beban

Melalui program bantuan sembako ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya para lansia yang menghadapi kesulitan ekonomi dan minimnya dukungan keluarga.

Kisah Ibu Ramih, Bapak Asad, dan Ibu Suyanti menjadi pengingat bahwa masih banyak lansia yang membutuhkan perhatian dan kepedulian dari sesama. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok mereka sekaligus memberikan semangat dalam menjalani kehidupan.

Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mendukung program kemanusiaan ini. Berkat kepedulian bersama, bantuan dapat terus disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan mereka.

Semoga bantuan sembako ini dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari Ibu Ramih, Bapak Asad, dan Ibu Suyanti, serta menjadi penyemangat bahwa masih banyak orang yang peduli terhadap perjuangan mereka di usia senja.