Tiga Lansia di Kapuk Muara Terima Bantuan Sembako, Bertahan di Tengah Keterbatasan Hidup

Jumat, 24 April 2026. Pukul 17 : 33 WIB

Kapuk Muara — Di usia senja, tidak semua lansia dapat menikmati hidup dengan tenang. Sebagian masih harus berjuang menghadapi keterbatasan ekonomi, kondisi kesehatan, hingga tempat tinggal yang tidak layak. Tiga lansia di wilayah Kapuk Muara menerima bantuan sembako dari Yayasan Amal Peduli Nusantara sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi yang mereka alami.

Bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok sehari-hari, terdiri dari beras, minyak goreng, mie instan, sarden, susu kental manis, telur, garam, serta biskuit Regal. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian para penerima.

Salah satu penerima adalah Martisa (60 tahun), yang telah ditinggal suaminya. Ia memiliki enam anak, dua di antaranya sudah berkeluarga dan tidak dapat banyak membantu, sementara empat anak lainnya hanya mampu membantu seadanya. Saat ini, Ibu Martisa tinggal di rumah yang pernah mengalami kebakaran, sehingga kondisi hidupnya masih sangat terbatas.

Penerima lainnya adalah Agus Cahyadi (82 tahun), yang masih harus bekerja sebagai pemulung di usia lanjut. Setelah istrinya meninggal dunia, ia hidup bersama dua anaknya, sementara dua anak lainnya belum dapat membantu secara maksimal karena kondisi ekonomi yang juga terbatas.

Sementara itu, Rimah (72 tahun) mengalami kesulitan berjalan akibat sakit pada kakinya. Ia telah ditinggal suaminya dan memiliki lima anak yang tinggal berjauhan. Saat ini, Rimah tinggal bersama satu anak dan menantunya yang membantu kebutuhan sehari-hari seadanya.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh tim Yayasan Amal Peduli Nusantara untuk memastikan bantuan diterima dengan baik. Kehadiran tim juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan bagi para lansia yang sedang menjalani kehidupan dalam keterbatasan.

Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan rasa prihatin atas kondisi para penerima, serta berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan hidup sehari-hari mereka.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa masih banyak lansia yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama. Diharapkan bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu mereka menjalani hari dengan lebih baik.