Senin, 18 Mei 2026. Pukul 19 : 21 WIB
Kapuk, Pluit & Neglasari — Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada tiga anak disabilitas yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian khusus. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian untuk membantu kebutuhan sehari-hari mereka dan keluarga yang merawat.

Paket bantuan yang disalurkan berisi beras, telur, susu, mie instan, biskuit, serta pampers. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan dasar para penerima dalam menjalani keseharian.


Salah satu penerima bantuan adalah Dadan, remaja berusia 22 tahun yang tinggal di bawah kolong tol kawasan Pluit. Sejak lahir, Dadan mengalami gangguan syaraf dan down syndrome. Ia juga telah ditinggal oleh ibunya dan kini hidup bersama ayahnya yang bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus merawatnya.


Penerima lainnya adalah Andini, anak perempuan berusia 11 tahun yang tinggal di Kampung Teko, Pluit. Andini mengalami kelumpuhan otak sejak lahir. Ibunya meninggal dunia saat proses melahirkannya. Saat ini, Andini dirawat oleh ayahnya yang bekerja serabutan bersama ibu sambungnya yang dengan penuh perhatian menjaga dan merawatnya setiap hari.


Sementara itu, Lila, remaja berusia 14 tahun asal Rawakucing, Neglasari, juga menerima bantuan dalam kondisi kesehatan yang berat. Sejak bayi, Lila tidak dapat berjalan karena mengidap tumor dan saraf terjepit. Setelah ayahnya meninggal dunia, kebutuhan hidup keluarga bergantung pada ibunya yang bekerja sebagai tukang cuci.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh tim Yayasan Amal Peduli Nusantara agar bantuan dapat diterima dengan baik oleh para penerima. Kehadiran tim juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan moral bagi keluarga yang setiap hari berjuang merawat anak-anak mereka dalam keterbatasan.
Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan rasa prihatin atas kondisi yang dialami para penerima, serta berharap bantuan ini dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memberikan dukungan bagi keluarga yang merawat mereka.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa masih banyak anak-anak disabilitas yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Diharapkan bantuan sederhana ini dapat memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan.

