Kamis, 9 Juli 2026. Pukul 21 : 10 WIB
Di usia senja, tidak semua lansia dapat menikmati kehidupan yang tenang bersama keluarga. Sebagian masih harus menghadapi keterbatasan ekonomi, kehilangan pasangan hidup, hingga minimnya dukungan dari anak-anak mereka. Dalam kondisi seperti ini, kepedulian dari sesama menjadi bantuan yang sangat berarti.
Pada Kamis, 9 Juli 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia yang membutuhkan sebagai bagian dari program kepedulian terhadap masyarakat prasejahtera.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari serta meringankan beban para penerima manfaat.
Isi Bantuan Sembako

Paket bantuan yang disalurkan terdiri dari:
- Beras 5 kilogram
- Minyak goreng 2 liter
- Mie instan 20 bungkus
- Telur 1 kilogram
- Garam 500 gram
- Susu kental manis 2 kaleng
- Biskuit Regal 3 pack
- Sarden 1 kaleng
Paket sembako tersebut diberikan langsung kepada para penerima agar dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.
Lim Lie Lie (64 Tahun), Membesarkan Cucu di Tengah Keterbatasan


Salah satu penerima bantuan adalah Ibu Lim Lie Lie, lansia berusia 64 tahun yang telah ditinggal oleh suaminya.
Beliau memiliki seorang anak yang telah berkeluarga dan bekerja dengan berjualan pisang goreng. Namun karena kondisi ekonomi yang juga terbatas, bantuan yang diberikan kepada Ibu Lim Lie Lie hanya sesekali, bahkan kunjungan ke rumah pun sangat jarang dilakukan.
Di usia senjanya, Ibu Lim Lie Lie tinggal bersama cucu yang telah diasuhnya sejak kecil. Meski hidup dalam keterbatasan, beliau tetap berusaha menjalani hari-hari dengan penuh kesabaran.
Juminten (81 Tahun), Bertahan Bersama Menantu dan Cucu


Bantuan juga diberikan kepada Ibu Juminten, lansia berusia 81 tahun yang telah kehilangan suami dan salah satu anaknya.
Saat ini, beliau tinggal bersama menantunya yang bekerja di usaha sablon serta seorang cucu yang juga bekerja dengan penghasilan yang minim. Penghasilan keluarga digunakan untuk memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarga sehingga kondisi ekonomi masih tergolong sederhana.
Di usia yang sudah lanjut, Ibu Juminten tetap menjalani hari-harinya dengan dukungan dari keluarga yang merawatnya sesuai kemampuan mereka.
Kepedulian yang Meringankan Beban Lansia
Melalui program bantuan sembako ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara terus berkomitmen membantu para lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi maupun kondisi keluarga yang sulit.
Kisah Ibu Lim Lie Lie dan Ibu Juminten menjadi pengingat bahwa masih banyak lansia yang membutuhkan perhatian serta dukungan dari masyarakat. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok mereka dan memberikan semangat dalam menjalani kehidupan.
Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan bantuan melalui program-program kemanusiaan yayasan. Berkat kepedulian bersama, semakin banyak lansia yang dapat merasakan manfaat dari uluran tangan para dermawan.
Semoga bantuan sembako ini dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari Ibu Lim Lie Lie dan Ibu Juminten serta menjadi bukti bahwa kepedulian sekecil apa pun dapat membawa manfaat yang besar bagi mereka yang membutuhkan.

