Tetap Berjuang di Usia Senja, Dua Lansia Terima Bantuan Sembako dari Yayasan Amal Peduli Nusantara

Selasa, 30 Juni 2026. Pukul 19 : 38 WIB

Usia lanjut seharusnya menjadi masa untuk beristirahat. Namun bagi sebagian lansia, kenyataannya mereka masih harus bekerja dan berjuang memenuhi kebutuhan hidup karena keterbatasan ekonomi dan minimnya dukungan keluarga.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, Yayasan Amal Peduli Nusantara kembali menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di wilayah Tangerang.

Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari sekaligus menjadi dukungan bagi para lansia yang masih berjuang di usia senja.

Isi Bantuan Sembako

Paket bantuan yang disalurkan terdiri dari:

  • Beras
  • Minyak goreng
  • Mie instan
  • Sarden
  • Susu kental manis
  • Telur
  • Garam
  • Biskuit Regal

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pangan para penerima manfaat dan keluarganya.


Sami (73 Tahun), Menjalani Hari Tua Bersama Anak Bungsunya

Salah satu penerima bantuan adalah Ibu Sami, lansia berusia 73 tahun yang telah ditinggal oleh suaminya.

Ibu Sami memiliki empat orang anak. Tiga di antaranya telah menjanda dan hanya dapat membantu sesuai kemampuan mereka. Sementara itu, anak bungsunya tinggal bersama beliau dan bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu.

Dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, kebutuhan sehari-hari harus dipenuhi dari penghasilan yang sederhana. Meski demikian, keluarga tetap saling mendukung agar dapat bertahan menjalani kehidupan.


Bujang (83 Tahun), Tetap Memulung Bersama Istri di Usia Senja

Bantuan juga diberikan kepada Bapak Bujang, lansia berusia 83 tahun yang masih tinggal bersama istrinya.

Bapak Bujang memiliki tujuh orang anak. Enam anak telah berkeluarga dan tinggal terpisah, namun tidak memberikan bantuan untuk kebutuhan hidup orang tuanya. Sementara satu anak lainnya mengalami gangguan jiwa sehingga membutuhkan perhatian dan tidak dapat membantu perekonomian keluarga.

Di usia yang sudah lanjut, Bapak Bujang dan istrinya masih bekerja sebagai pemulung untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Meski tenaga tidak lagi sekuat dulu, mereka tetap berusaha mencari nafkah agar dapat bertahan.


Kepedulian yang Membawa Manfaat Nyata

Melalui program bantuan sembako ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara terus berupaya menjangkau para lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi maupun kondisi keluarga yang sulit.

Kisah Ibu Sami dan Bapak Bujang menjadi gambaran bahwa masih banyak lansia yang harus tetap berjuang di usia senja demi memenuhi kebutuhan hidup. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran sehari-hari serta memberikan semangat bahwa masih ada banyak orang yang peduli.

Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mendukung program kemanusiaan ini. Setiap bantuan yang diberikan menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan kepedulian dan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Semoga bantuan sembako ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari Ibu Sami dan Bapak Bujang serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus menjalani hidup dengan penuh harapan.