Tetap Bekerja di Usia Senja, Dua Lansia Terima Bantuan Sosial Paket Sembako

Jumat, 24 Juli 2026. Pukul 12 : 08 WIB

Masa tua tidak selalu identik dengan kehidupan yang tenang. Sebagian lansia masih harus bekerja demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara yang lain berjuang menghadapi keterbatasan fisik dengan dukungan keluarga yang sangat terbatas. Kepedulian dari sesama menjadi harapan yang mampu meringankan beban mereka.

Pada Kamis, 23 Juli 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara kembali menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia yang hidup dalam kondisi ekonomi yang sulit.

Melalui program ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok para lansia sekaligus memberikan semangat bahwa mereka tidak berjuang sendirian.

Isi Bantuan Sembako

Paket bantuan yang diberikan terdiri dari:

  • Beras 10 kilogram Untuk Ibu Lim dan 5 kilogram Untuk Ibu Ati
  • Minyak goreng 2 liter
  • Mie instan 20 bungkus
  • Telur 1 kilogram
  • Garam 400 gram
  • Sarden 1 kaleng
  • Susu kental manis 1 kaleng
  • Biskuit Regal 3 pack

Lim Liang Nio, Tetap Bekerja Sebagai ART di Usia Senja

Salah satu penerima bantuan adalah Ibu Lim Liang Nio, seorang lansia yang telah ditinggal oleh suaminya.

Beliau memiliki empat orang anak dan saat ini tinggal bersama salah satu anaknya yang bekerja sebagai pemulung rongsokan dengan penghasilan yang tidak menentu.

Meski usia telah lanjut, Ibu Lim masih bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) dengan upah yang minim untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Semangat beliau untuk terus bekerja menjadi bukti perjuangan seorang ibu yang tidak menyerah pada keadaan.


Ati Cahyati, Berjuang Hidup dengan Polio

Bantuan juga disalurkan kepada Ibu Ati Cahyati, seorang lansia yang hidup seorang diri dan mengalami polio.

Beliau memiliki dua orang anak. Salah satunya telah diasuh oleh keluarga lain, sementara anak yang lain hanya mampu membantu sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Dengan kondisi tersebut, Ibu Ati menjalani hari-harinya dalam keterbatasan ekonomi sekaligus harus menghadapi kondisi fisiknya.

Bantuan sembako ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok Ibu Ati sehingga beban hidup yang dijalani dapat sedikit berkurang.


Kepedulian yang Menghadirkan Harapan

Melalui program bantuan sembako ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara terus berkomitmen menjangkau para lansia yang hidup dalam kondisi rentan, baik karena keterbatasan ekonomi, usia, maupun kondisi kesehatan.

Kisah Ibu Lim Liang Nio dan Ibu Ati Cahyati menjadi pengingat bahwa masih banyak lansia yang tetap berjuang demi bertahan hidup di usia senja. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memberikan semangat bahwa masih ada banyak orang yang peduli terhadap perjuangan mereka.

Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mendukung berbagai program kemanusiaan. Berkat kepedulian bersama, bantuan dapat terus disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan mereka.

Semoga bantuan sembako ini dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari Ibu Lim Liang Nio dan Ibu Ati Cahyati, serta menjadi pengingat bahwa setiap kepedulian yang diberikan mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang berjuang di usia senja.