Tetap Bekerja di Usia Senja, Dua Lansia di Tangerang Terima Bantuan Sembako dari Yayasan Amal Peduli Nusantara

Kamis, 2 Juli 2026. Pukul 10 : 23 WIB

Tidak semua orang dapat menikmati masa tua dengan tenang. Sebagian lansia masih harus bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup karena keterbatasan ekonomi dan minimnya dukungan dari keluarga. Di tengah kondisi tersebut, kepedulian dari sesama menjadi dukungan yang sangat berarti.

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, Yayasan Amal Peduli Nusantara kembali menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di wilayah Tangerang.

Program ini bertujuan membantu memenuhi kebutuhan pokok para lansia yang masih berjuang menjalani kehidupan di usia senja.

Isi Bantuan Sembako

Paket bantuan yang disalurkan terdiri dari:

  • Beras
  • Minyak goreng
  • Mie instan
  • Sarden
  • Susu kental manis
  • Telur
  • Garam
  • Biskuit Regal

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pangan sehari-hari para penerima manfaat.


Saadih (87 Tahun), Tetap Memulung Meski Hidup Seorang Diri

Salah satu penerima bantuan adalah Bapak Saadih, lansia berusia 87 tahun yang telah ditinggal oleh istrinya.

Di usia yang sudah sangat lanjut, Bapak Saadih hidup seorang diri. Kedua anaknya tidak memberikan perhatian maupun bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Agar tetap dapat bertahan, beliau masih memulung barang-barang bekas yang bisa dijual kembali. Pekerjaan tersebut menjadi satu-satunya cara untuk memperoleh penghasilan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Semangat Bapak Saadih menjadi gambaran bahwa tidak sedikit lansia yang masih harus bekerja keras meskipun kondisi fisik sudah semakin menurun.


Rohali (63 Tahun), Tetap Menjadi Kuli Serabutan Demi Keluarga

Bantuan juga diberikan kepada Bapak Rohali, lansia berusia 63 tahun yang tinggal bersama istrinya.

Dari empat anak yang dimiliki, bantuan yang diberikan hanya sesekali dan sesuai kemampuan mereka. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Bapak Rohali masih bekerja sebagai kuli serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu.

Sementara itu, sang istri juga terkadang ikut memulung barang-barang bekas untuk menambah pemasukan keluarga. Berbagai pekerjaan tersebut dilakukan agar kebutuhan sehari-hari tetap dapat terpenuhi.


Kepedulian yang Membantu Meringankan Beban

Melalui program bantuan sembako ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara terus berkomitmen membantu masyarakat yang hidup dalam keterbatasan, khususnya para lansia yang masih harus berjuang memenuhi kebutuhan hidup di usia senja.

Kisah Bapak Saadih dan Bapak Rohali menjadi pengingat bahwa masih banyak lansia yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari masyarakat. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari serta memberikan semangat bahwa masih ada kepedulian dari sesama.

Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mendukung program kemanusiaan ini. Berkat dukungan dan kepercayaan yang diberikan, bantuan dapat terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Semoga bantuan sembako ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari Bapak Saadih dan Bapak Rohali, serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus menjalani hidup dengan penuh harapan.