Suhari Menghidupi Keluarga dengan Penghasilan Terbatas, Karsem Terbaring Setelah Dua Tahun Mengalami Stroke

Kamis, 29 Oktober 2026. Pukul 18 : 45 WIB

Pada Rabu, 28 Oktober 2026, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di wilayah Cilincing, yaitu Suhari, 64 tahun, dan Karsem, 79 tahun. Keduanya menghadapi kondisi keluarga dan ekonomi yang sulit, sementara kebutuhan sehari-hari masih harus dipenuhi dengan penghasilan yang terbatas.

Suhari Menghidupi Keluarga di Tengah Keterbatasan

Suhari, 64 tahun, tinggal bersama istri dan dua anaknya. Dari lima anak yang dimilikinya, dua telah meninggal dunia, dua lainnya tinggal bersama Suhari dan memiliki kondisi Down syndrome ringan, sedangkan satu anak lainnya tinggal di kampung.

Kedua anak yang tinggal bersama Suhari bekerja sebagai pemulung untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Sementara itu, istrinya bekerja sebagai kuli cuci dengan upah yang minim.

Dengan kondisi tersebut, keluarga Suhari harus mengandalkan penghasilan dari pekerjaan yang tidak selalu memberikan pemasukan cukup. Kebutuhan makan dan keperluan rumah tangga harus dipenuhi bersama-sama dengan kemampuan yang terbatas.

Di usia yang sudah memasuki masa senja, Suhari masih menghadapi tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Bantuan sembako diharapkan dapat membantu menambah persediaan makanan bagi dirinya, istri, dan kedua anaknya.

Karsem Sudah Dua Tahun Mengalami Stroke dan Tidak Bisa Beraktivitas

Penerima bantuan berikutnya adalah Karsem, seorang lansia berusia 79 tahun yang tinggal bersama suami dan cucu-cucunya. Ia memiliki tiga anak yang sudah berkeluarga, tetapi belum dapat banyak membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan biasanya hanya diberikan sesekali ketika mereka datang berkunjung.

Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, suami dan salah satu anaknya bekerja sebagai kuli tani dengan upah yang minim. Penghasilan tersebut digunakan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga sekaligus merawat Karsem.

Sudah sekitar dua tahun Karsem mengalami stroke yang membuatnya tidak bisa beraktivitas seperti sebelumnya. Kondisi tersebut membuatnya membutuhkan bantuan dalam menjalani kegiatan sehari-hari dan memerlukan perhatian dari keluarga.

Melihat kondisinya, selain paket sembako, Yayasan Amal Peduli Nusantara juga memberikan tambahan empat paket pampers untuk membantu memenuhi kebutuhan perawatan Karsem.

Bantuan Sembako dan Pampers untuk Membantu Kebutuhan Keluarga

Dalam kegiatan sosial ini, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara memberikan paket bantuan dengan jumlah beras yang disesuaikan untuk masing-masing penerima. Suhari menerima beras 10 kg, sedangkan Karsem menerima beras 5 kg.

Setiap paket juga berisi minyak goreng 1,8 liter, mi instan 20 bungkus, telur 1 kg, garam 500 gram, sarden 1 kaleng, susu kental manis 1 kaleng, dan biskuit Regal 3 bungkus. Khusus untuk Karsem, bantuan ditambah empat paket pampers untuk menunjang kebutuhan perawatannya sehari-hari.

Bantuan ini diharapkan dapat menambah persediaan makanan keluarga Suhari dan Karsem, sekaligus meringankan sebagian pengeluaran rumah tangga yang mereka hadapi.

Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah mendukung kegiatan sosial ini. Dukungan yang diberikan memungkinkan bantuan menjangkau para lansia dan keluarga yang membutuhkan perhatian serta bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.