Sejak Kecil Sulit Berjalan, Kaim Tetap Memulung untuk Menghidupi Keluarga

Kamis, 1 Oktober 2026. Pukul 17 : 12 WIB

Keterbatasan fisik tidak membuat Kaim berhenti berusaha memenuhi kebutuhan keluarganya. Meski mengalami kesulitan berjalan sejak kecil dan terdapat daging lebih pada bagian kakinya, pria berusia 47 tahun ini tetap bekerja untuk membantu mencukupi kebutuhan rumah tangga.

Pada Rabu, 30 September 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyerahkan bantuan sembako khusus penyandang disabilitas kepada Kaim di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur.

Kaim sehari-hari bekerja di sebuah lapak pemulung. Bersama istrinya, ia mencari penghasilan dengan memulung untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Dari hasil pekerjaan tersebut, mereka berusaha mencukupi kebutuhan hidup sekaligus membiayai dua anak mereka yang masih bersekolah.

Kondisi Kaim membuat aktivitas berjalan menjadi tidak mudah. Namun, keterbatasan tersebut tidak menghentikannya untuk tetap bekerja dan berusaha bersama istrinya.

Bantuan Sembako untuk Kaim

Untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari keluarga Kaim, Yayasan Amal Peduli Nusantara memberikan paket sembako khusus penyandang disabilitas yang berisi:

  • Beras 10 Kg
  • Minyak sayur 2 Liter
  • Mi instan 20 bungkus
  • Telur 1 Kg
  • Garam 400 gram
  • Sarden 1 kaleng
  • Susu kental manis 1 kaleng
  • Biskuit Regal 3 pack

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga Kaim, sehingga beban pengeluaran sehari-hari dapat sedikit berkurang.

Perjuangan Kaim menunjukkan bahwa keterbatasan bukan berarti seseorang berhenti berusaha. Bersama istrinya, ia tetap bekerja dan menjalani kehidupan demi keluarga serta masa depan kedua anaknya.

Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi Kaim dan keluarganya, serta menjadi dukungan kecil di tengah perjuangan mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan sosial Yayasan Amal Peduli Nusantara. Semoga bantuan ini dapat terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan.