Kamis, 8 Oktober 2026. Pukul 12 : 01 WIB
Pada Rabu, 7 Oktober 2026, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di kawasan Interkom, Jakarta Barat. Mereka adalah Ruilah, 60 tahun, dan Ujang, 72 tahun, yang masih berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi ekonomi yang terbatas.
Ruilah Berjualan Kopi untuk Menghidupi Anak


Ruilah merupakan seorang lansia yang sudah tidak memiliki suami. Saat ini, ia tinggal bersama satu anak perempuannya yang masih bersekolah.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Ruilah berjualan kopi di sebuah gang kecil. Dari usaha sederhana tersebut, ia berusaha mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung pendidikan anaknya. Namun, pemasukan yang diperoleh masih sangat terbatas.
Dalam kondisi tertentu, Ruilah bahkan harus mengandalkan bantuan tetangga agar bisa mendapatkan makanan. Dukungan dari orang-orang di sekitarnya menjadi salah satu hal yang membantunya menjalani hari ketika penghasilan dari berjualan kopi tidak mencukupi.
Ujang Tetap Berjualan Rengginang dan Memulung di Usia 72 Tahun


Penerima bantuan lainnya adalah Ujang, lansia berusia 72 tahun yang tinggal bersama istrinya. Untuk mendapatkan penghasilan, Ujang berjualan rengginang yang dititipkan ke warung-warung. Ia juga memulung untuk menambah pendapatan keluarga.
Keempat anaknya sudah berkeluarga, tetapi mereka belum dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup Ujang dan istrinya. Karena itu, pasangan lansia ini masih harus berusaha sendiri untuk mendapatkan makanan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dalam kondisi yang sulit, Ujang terkadang mengumpulkan nasi pera sisa dari tetangga untuk dijadikan makanan. Keadaan tersebut menunjukkan betapa pentingnya ketersediaan bahan pangan bagi keluarga mereka, terutama ketika penghasilan dari berjualan dan memulung tidak mencukupi.
Bantuan Sembako untuk Membantu Kebutuhan Pangan

Untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari Ruilah dan Ujang, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyerahkan paket sembako kepada keduanya. Setiap paket berisi beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, mi instan 20 bungkus, telur 1 kg, garam 400 gram, sarden 1 kaleng, susu kental manis 1 kaleng, dan biskuit Regal 3 bungkus.
Bantuan ini diharapkan dapat menambah persediaan makanan di rumah dan membantu mengurangi beban pengeluaran kedua lansia tersebut.
Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah mendukung kegiatan sosial ini. Dukungan yang diberikan memungkinkan bantuan disalurkan kepada para lansia yang masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup di tengah keterbatasan.

