Penyaluran Bantuan Sembako bagi Dua Penyandang Disabilitas di Penjaringan

Selasa, 2 Juni 2026. Pukul 10 : 12 WIB

Tidak semua keluarga memiliki kondisi yang sama. Ada yang setiap hari harus berjuang lebih keras untuk memenuhi kebutuhan dasar, sambil merawat anggota keluarga dengan kondisi kesehatan khusus. Karena itulah kepedulian dan dukungan dari sesama menjadi sangat berarti.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, Yayasan Amal Peduli Nusantara kembali menyalurkan bantuan sembako kepada dua penerima manfaat penyandang disabilitas di wilayah Kertajaya.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok yang dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga penerima manfaat.

Isi Bantuan Sembako

Paket bantuan yang disalurkan terdiri dari:

  • Beras
  • Susu
  • Mie Instan
  • Minyak
  • Sarden
  • Biskuit
  • Pampers

Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi sekaligus harus memberikan perawatan khusus kepada anggota keluarga yang mengalami disabilitas.

Nadira, Berjuang Sejak Lahir Bersama Ayahnya

Salah satu penerima bantuan adalah Nadira, remaja berusia 11 tahun yang mengalami gangguan saraf dan Down Syndrome sejak lahir.

Sejak ditinggalkan oleh ibunya, Nadira hidup bersama ayahnya yang menjadi satu-satunya orang tua yang merawat dan mendampinginya setiap hari. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sang ayah bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu.

Di tengah keterbatasan tersebut, ia tetap berusaha memberikan perhatian dan perawatan terbaik bagi putrinya agar dapat menjalani kehidupan dengan baik.

Lilis dan Keluarga yang Hidup dengan Keterbatasan

Penerima bantuan lainnya adalah Ibu Lilis, wanita berusia 50 tahun yang hidup dalam keluarga dengan kondisi yang tidak mudah.

Lilis dan kedua saudaranya sama-sama mengalami disabilitas sejak lahir. Mereka hidup dengan Down Syndrome serta gangguan saraf lainnya yang membutuhkan perhatian dan pendampingan dalam kehidupan sehari-hari.

Saat ini mereka tinggal bersama ibunya yang telah berusia 73 tahun. Sang ayah telah meninggal dunia, sehingga keluarga ini hanya mengandalkan bantuan dari warga sekitar yang selama ini peduli dan turut membantu kebutuhan mereka.

Bentuk Kepedulian untuk Sesama

Melalui kegiatan ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar penerima manfaat sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga yang selama ini berjuang menghadapi berbagai keterbatasan.

Setiap bantuan yang disalurkan merupakan wujud nyata kepedulian kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar.

Yayasan Amal Peduli Nusantara akan terus berupaya menjangkau masyarakat rentan, termasuk lansia, penyandang disabilitas, serta keluarga kurang mampu, agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari semangat berbagi dan kepedulian bersama.