Penglihatan Bermasalah dan Tak Memiliki Anak, Ibu Iis Nesa Kini Tinggal Bersama Keponakan

Sabtu, 19 September 2026. Pukul 11 : 28 WIB 

Memasuki usia lanjut, kondisi kesehatan yang menurun dapat membuat aktivitas sehari-hari menjadi semakin terbatas. Di saat yang sama, dukungan keluarga juga tidak selalu dapat diberikan sepenuhnya karena setiap keluarga memiliki kondisi masing-masing.

Hal tersebut dialami oleh Iis Nesa, 70 tahun, dan Dasrip, 66 tahun, dua lansia di Bogor yang menjalani kehidupan dengan keterbatasan kesehatan sekaligus harus tetap berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pada Kamis, 17 September 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyerahkan bantuan sembako kepada keduanya sebagai bentuk kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok.

Ibu Iis Nesa Mengalami Masalah Penglihatan

Iis Nesa, 70 tahun, saat ini mengalami masalah pada penglihatan yang membuat aktivitas sehari-harinya menjadi lebih terbatas.

Ibu Iis sudah tidak memiliki suami karena telah bercerai dan juga tidak memiliki anak. Saat ini, ia tinggal bersama keponakannya yang menjadi keluarga terdekat dalam kesehariannya.

Tanpa pasangan dan anak, kehidupan Ibu Iis kini lebih banyak dijalani bersama keluarga yang masih bersedia mendampinginya.

Di tengah kondisi penglihatan yang bermasalah, perhatian dan dukungan dari keluarga menjadi bagian penting dalam membantu Ibu Iis menjalani aktivitas sehari-hari.

Dasrip Tetap Berjualan Susu Setelah Pernah Digigit Ular

Sementara itu, Dasrip, 66 tahun, mengalami masalah pada tangannya setelah pernah digigit ular.

Meski memiliki keterbatasan pada bagian tangannya, Dasrip tetap berusaha mendapatkan penghasilan dengan berjualan susu keliling.

Dasrip memiliki dua anak yang sudah berkeluarga. Namun, keduanya saat ini jarang memberikan bantuan sehingga ia masih harus berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya melalui pekerjaan yang dapat dijalankan.

Berjualan susu keliling menjadi salah satu cara Dasrip untuk mendapatkan pemasukan di tengah kondisi fisiknya yang tidak lagi seperti sebelumnya.

Bantuan Sembako untuk Meringankan Kebutuhan

Untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok kedua lansia tersebut, Yayasan Amal Peduli Nusantara memberikan paket sembako yang berisi:

  • Beras 5 Kg
  • Minyak 2 Liter
  • Mie instan 20 bungkus
  • Telur 1 Kg
  • Garam 500 gram
  • Sarden 1 kaleng
  • Susu kental manis 1 kaleng
  • Biskuit Regal 3 pack

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan makanan dan bahan pokok sehari-hari bagi Ibu Iis Nesa dan Bapak Dasrip.

Ibu Iis harus menjalani hari tua dengan kondisi penglihatan yang bermasalah setelah bercerai dan tanpa memiliki anak, sementara Dasrip masih berusaha berjualan susu keliling meski memiliki masalah pada tangan akibat pernah digigit ular.

Keduanya memiliki kondisi yang berbeda, tetapi sama-sama masih berusaha menjalani kehidupan dengan kemampuan yang mereka miliki.

Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan kebutuhan mereka. Semoga Ibu Iis Nesa dan Bapak Dasrip senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan di usia senja.