Selasa, 18 Agustus 2026. Pukul 18 : 39 WIB
Memasuki usia lanjut, Pak Marja dan Pak Oskari masih harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Keduanya mengandalkan hasil memulung di tengah kondisi keluarga yang juga terbatas.
Pada Senin, 17 Agustus 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di Bekasi.
Bantuan diberikan kepada Bapak Marja, berusia 68 tahun, dan Bapak Oskari, berusia 64 tahun.
Isi Bantuan Sembako

Paket bantuan yang diberikan kepada masing-masing penerima terdiri dari:
- Beras 5 kilogram
- Minyak goreng 2 liter
- Mie instan 20 bungkus
- Telur 1 kilogram
- Garam 500 gram
- Sarden 1 kaleng
- Susu kental manis 1 kaleng
- Biskuit Regal 3 pack
Pak Marja Masih Memulung Bersama Istri


Bapak Marja, 68 tahun, tinggal bersama istri dan dua anaknya yang masih bersekolah.
Ia memiliki tiga anak lainnya yang sudah berkeluarga. Namun, karena kondisi ekonomi masing-masing keluarga, anak-anak tersebut belum banyak membantu kebutuhan Pak Marja.
Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, Pak Marja masih bekerja sebagai pemulung. Sementara itu, istrinya berusaha mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjadi tukang urut.
Dengan mengandalkan kedua pekerjaan tersebut, pasangan ini berusaha memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus membiayai dua anak yang masih bersekolah.
Pak Oskari Tetap Memulung di Hari Tua


Bapak Oskari, berusia 64 tahun, tinggal bersama istrinya yang mengalami masalah pada penglihatan.
Dari empat anak yang dimiliki, satu anak telah meninggal dunia. Sementara tiga anak lainnya tinggal di kampung dan tidak banyak memberikan bantuan kepada orang tuanya.
Karena itu, Pak Oskari masih bekerja sebagai pemulung untuk mendapatkan penghasilan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama istrinya.
Di usia yang sudah lanjut, pekerjaan tersebut tetap dijalani karena menjadi salah satu sumber pemasukan yang masih dapat dilakukan.
Bantuan untuk Meringankan Kebutuhan Pangan
Melalui bantuan sembako ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap kebutuhan pangan Pak Marja, Pak Oskari, dan keluarga dapat sedikit terbantu.
Beras, minyak, telur, mie instan, sarden, susu, garam, dan biskuit yang diberikan diharapkan dapat membantu mengurangi sebagian pengeluaran untuk kebutuhan makan sehari-hari.
Kisah Pak Marja dan Pak Oskari menunjukkan bahwa masih ada lansia yang tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Keterbatasan ekonomi membuat keduanya harus terus berusaha meski telah memasuki usia lanjut.
Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan sehingga bantuan dapat terus disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Pak Marja, Pak Oskari, dan keluarga, serta membantu meringankan kebutuhan sehari-hari. Semoga mereka diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan.

