Kamis, 11 Juni 2026. Pukul 20 : 19 WIB
Bagi banyak lansia, kebutuhan hidup sehari-hari tidak selalu mudah untuk dipenuhi. Keterbatasan usia, kondisi kesehatan, dan penghasilan keluarga yang minim sering kali menjadi tantangan yang harus dihadapi setiap hari. Karena itu, dukungan dan kepedulian dari sesama menjadi bantuan yang sangat berarti.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, Yayasan Amal Peduli Nusantara kembali menyalurkan bantuan sembako kepada tiga lansia di wilayah Tangerang.
Program bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat yang hidup dalam kondisi ekonomi terbatas dan membutuhkan dukungan untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
Isi Bantuan Sembako

Paket bantuan yang diberikan terdiri dari:
- Beras
- Minyak goreng
- Mi instan
- Sarden
- Susu kental manis
- Telur
- Garam
- Biskuit Regal
Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada para penerima manfaat agar dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga mereka.
Mardiah (72 Tahun), Menjalani Hari Tua dengan Kondisi Kesehatan yang Menurun


Salah satu penerima bantuan adalah Ibu Mardiah, lansia berusia 72 tahun yang tinggal bersama seorang anak yang bekerja serabutan.
Dalam kesehariannya, Ibu Mardiah sering mengalami sakit pada bagian kaki yang membuat aktivitas menjadi lebih terbatas. Di tengah kondisi tersebut, kebutuhan hidup keluarga bergantung pada penghasilan anaknya yang tidak selalu tetap setiap harinya.
Bantuan sembako ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban kebutuhan rumah tangga yang harus mereka penuhi.
Aisyah (60 Tahun), Tetap Bekerja Demi Keluarga


Bantuan juga diberikan kepada Ibu Aisyah, lansia berusia 60 tahun yang tinggal bersama dua anak perempuan dan dua cucunya yang masih bersekolah.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, Ibu Aisyah bekerja sebagai pembungkus makanan ringan dengan penghasilan yang terbatas. Meski usianya tidak lagi muda, ia tetap berusaha mencari penghasilan demi membantu kebutuhan rumah tangga dan pendidikan cucu-cucunya.
Perjuangan tersebut menjadi bukti bahwa banyak lansia yang masih harus bekerja untuk membantu keluarga mereka bertahan di tengah keterbatasan ekonomi.
Darsono (79 Tahun), Bergantung pada Penghasilan Keluarga yang Sederhana


Penerima bantuan berikutnya adalah Bapak Darsono, lansia berusia 79 tahun yang tinggal bersama anak, menantu, dan dua cucunya yang masih sekolah.
Kebutuhan keluarga sehari-hari sebagian besar bergantung pada penghasilan menantunya yang bekerja sebagai kuli dengan pendapatan yang terbatas. Dengan jumlah anggota keluarga yang cukup banyak, kebutuhan rumah tangga menjadi tantangan tersendiri untuk dipenuhi.
Bantuan sembako yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pangan keluarga dalam beberapa waktu ke depan.
Wujud Kepedulian untuk Lansia yang Membutuhkan
Melalui kegiatan penyaluran bantuan ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya para lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Kisah para penerima manfaat menunjukkan bahwa masih banyak lansia yang terus berjuang demi keluarga mereka meskipun usia tidak lagi muda. Karena itu, bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi dukungan nyata bagi mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah mendukung program ini. Berkat kepedulian bersama, bantuan dapat terus disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dan memberikan manfaat bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan hidup.
Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban para penerima manfaat dan menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat membawa manfaat nyata bagi sesama.

