Memulung di Usia Senja, Kanin dan Sakil Terima Bantuan Sembako di Kebayoran

Sabtu, 10 Oktober 2026. Pukul 22 : 15 WIB

Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada Kanin, 69 tahun, dan Sakil, 57 tahun, di Jalan Pelangi, Kebayoran. Keduanya menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membutuhkan dukungan untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Kanin Tetap Memulung Meski Anak-Anaknya Tinggal Berdekatan

Kanin merupakan seorang lansia yang sudah tidak memiliki istri. Ia memiliki lima anak yang semuanya telah berkeluarga dan tinggal tidak jauh darinya.

Meski tinggal berdekatan, anak-anak Kanin hanya dapat memberikan bantuan sesekali, sekitar tiga hingga empat bulan sekali, sesuai kemampuan masing-masing. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Kanin masih harus bekerja sebagai pemulung.

Di usianya yang sudah lanjut, Kanin tetap berusaha mencari penghasilan dari barang-barang bekas yang dikumpulkannya. Hasil memulung menjadi salah satu sumber penghidupan yang ia andalkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dengan penghasilan yang terbatas dan bantuan keluarga yang tidak selalu tersedia, Kanin harus berusaha mengatur kebutuhan hidupnya sebaik mungkin.

Sakil Mengalami Gangguan Penglihatan dan Tinggal Menumpang

Penerima bantuan lainnya adalah Sakil, berusia 57 tahun. Ia telah kehilangan istrinya lebih dari sepuluh tahun lalu dan kini menjalani kehidupan tanpa pendamping.

Sakil memiliki seorang anak, tetapi hingga kini ia tidak mengetahui keberadaan anaknya tersebut. Saat ini, ia tinggal menumpang di rumah keponakannya karena sudah tidak memiliki tempat tinggal sendiri.

Sakil juga mengalami gangguan penglihatan pada mata kanannya. Kondisi tersebut, ditambah aktivitas yang semakin terbatas, membuatnya tidak leluasa untuk bekerja dan mencari penghasilan seperti sebelumnya.

Dalam keadaan tersebut, Sakil harus menjalani hari-harinya dengan mengandalkan tempat tinggal yang diberikan oleh keponakannya. Memenuhi kebutuhan makan dan kebutuhan dasar lainnya menjadi tantangan tersendiri ketika ia tidak memiliki penghasilan tetap.

Bantuan Sembako untuk Membantu Kebutuhan Sehari-hari

Untuk membantu meringankan kebutuhan pangan Kanin dan Sakil, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyerahkan paket sembako kepada keduanya.

Masing-masing paket berisi beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, mi instan 20 bungkus, telur 1 kg, garam 400 gram, sarden 1 kaleng, susu kental manis 1 kaleng, dan biskuit Regal 3 bungkus.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menambah persediaan makanan dan membantu mengurangi sebagian pengeluaran sehari-hari di tengah keterbatasan yang mereka hadapi.

Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah mendukung kegiatan sosial ini. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup di tengah keterbatasan ekonomi dan kondisi kesehatan.