Sabtu, 17 Oktober 2026. Pukul 20 : 08 WIB
Pada Sabtu, 17 Oktober 2026, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di kawasan H. Naim, Kebayoran, Jakarta Selatan. Mereka adalah Asmani, 75 tahun, dan Warsono, 68 tahun, yang masih berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan penghasilan terbatas.
Asmani Mengandalkan Hasil Memulung untuk Bertahan Hidup


Asmani merupakan seorang lansia yang sudah tidak memiliki suami. Di usia 75 tahun, ia masih bekerja sebagai pemulung untuk mendapatkan uang demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dari kegiatan memulung, Asmani memperoleh penghasilan sekitar Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per minggu. Pendapatan tersebut harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup, termasuk membeli makanan dan keperluan lainnya.
Asmani memiliki tiga anak yang semuanya sudah berumah tangga. Anak-anaknya sesekali memberikan bantuan sesuai kemampuan, dengan jumlah yang paling besar sekitar Rp50 ribu. Bantuan tersebut belum dapat mencukupi seluruh kebutuhan Asmani sehingga ia tetap mengandalkan hasil memulung untuk bertahan hidup.
Dengan penghasilan yang sangat terbatas, kebutuhan pangan menjadi salah satu hal yang harus diperhitungkan dengan cermat setiap hari.
Warsono Tetap Berjualan Kopi Meski Mengalami Hernia


Penerima bantuan berikutnya adalah Warsono, seorang lansia berusia 68 tahun yang tinggal bersama istrinya. Untuk mendapatkan penghasilan, Warsono berjualan kopi meskipun sedang mengalami sakit hernia.
Sementara itu, istrinya bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) dengan upah yang minim. Penghasilan keluarga mereka masih terbatas untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.
Warsono memiliki tiga anak yang memberikan bantuan sekitar Rp50 ribu per bulan. Karena jumlah bantuan tersebut terbatas, Warsono dan istrinya tetap berusaha memenuhi kebutuhan hidup melalui pekerjaan yang masih bisa mereka lakukan.
Di usia yang sudah lanjut, kondisi kesehatan dan keterbatasan penghasilan menjadi tantangan tersendiri bagi Warsono. Kebutuhan makan serta pengeluaran rumah tangga harus disesuaikan dengan pendapatan yang tersedia.
Bantuan Sembako untuk Membantu Kebutuhan Sehari-hari
Untuk membantu meringankan kebutuhan pangan kedua lansia tersebut, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyerahkan paket sembako kepada Asmani dan Warsono.

Masing-masing paket berisi beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, mi instan 20 bungkus, telur 1 kg, garam 500 gram, sarden 1 kaleng, susu kental manis 1 kaleng, dan biskuit Regal 3 bungkus.
Bantuan ini diharapkan dapat menambah persediaan makanan dan membantu mengurangi sebagian pengeluaran sehari-hari, terutama di tengah keterbatasan penghasilan yang mereka hadapi.
Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah mendukung kegiatan sosial ini. Dukungan yang diberikan membantu menyalurkan bantuan kepada para lansia yang masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup di tengah keterbatasan ekonomi.

