Senin, 30 Maret 2026. Pukul 15 : 02 WIB

( Dokumentasi : Beberapa rumah rusak terdampak banjir bandang dan longsor di Oku Selatan, Foto bersumber dari tangkapan layar tiktok Oku Selatan Update )
Debit air meningkat sejak pagi, genangan mulai masuk ke rumah-rumah di bantaran sungai
Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan — Peningkatan debit air Sungai Ogan pada Minggu (29/3) menyebabkan genangan di sejumlah permukiman warga yang berada di bantaran sungai. Kondisi ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah hulu, sehingga air sungai meluap ke area pemukiman.
Berdasarkan pemantauan BPBD, ketinggian muka air sungai mengalami peningkatan signifikan sejak pagi hari, dengan beberapa titik berada pada status waspada.
Wilayah Terdampak
Beberapa titik permukiman yang terdampak genangan antara lain:
- Kelurahan Sukaraya (Baturaja Timur)
- Desa Air Paoh dan sekitarnya
- Kawasan permukiman di sepanjang bantaran Sungai Ogan
Di wilayah tersebut, air mulai masuk ke lingkungan warga hingga ke dalam rumah, terutama di daerah yang berada di dataran rendah dekat aliran sungai.
Dampak yang Terjadi

( Dokumentasi : Beberapa rumah rusak terdampak banjir bandang dan longsor di Oku Selatan, Foto bersumber dari tangkapan layar tiktok Oku Selatan Update )
Luapan air sungai menyebabkan genangan di lingkungan permukiman dengan kondisi sebagai berikut:
- Puluhan rumah warga terdampak genangan
- Air masuk ke halaman hingga ke dalam rumah
- Ketinggian air bervariasi, sebagian titik mencapai ±30–100 cm
- Aktivitas warga terganggu, terutama akses keluar masuk lingkungan
Kerusakan yang terjadi umumnya bersifat ringan hingga sedang:
- Lantai rumah tergenang air
- Perabot rumah tangga bagian bawah terdampak
- Dinding rumah bagian bawah lembap akibat genangan
Korban Terdampak
Berdasarkan data lapangan:
- ±50–120 kepala keluarga (KK) terdampak
- ±200–500 jiwa terdampak
Sebagai contoh di beberapa titik:
- Sekitar 20 KK (19 rumah) terdampak langsung di wilayah tertentu
Kondisi warga:
- Sebagian besar masih bertahan di rumah
- Aktivitas harian terganggu
- Warga mulai melakukan pembersihan saat air berangsur surut
Tidak terdapat laporan korban jiwa dalam kejadian ini.
Harapan ke Depan

( Dokumentasi : Arus banjir di cigugur tengah, Foto bersumber dari tangkapan layar tiktok uda muda )
Kejadian ini kembali menunjukkan pentingnya pengelolaan wilayah bantaran sungai dan sistem pengendalian air yang lebih baik.
Harapannya, proses pemulihan dapat berjalan dengan cepat, serta adanya langkah antisipasi yang lebih matang agar dampak banjir dapat diminimalisir di masa mendatang.
Doa terbaik bagi seluruh warga terdampak, semoga kondisi segera membaik dan kehidupan dapat kembali berjalan dengan aman dan normal.

