Luapan Sungai Kuantan Rendam 526 Rumah di Kuansing, Warga Mulai Bersihkan Rumah Pascabanjir

Senin, 18 Mei 2026. Pukul 15 : 38 WIB 

( Dokumentasi : 526 Rumah Di Empat Kecamatan Kuansing Terdampak Banjir. Foto bersumber dari situs Media center )

Kuansing, Riau – Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi selama dua hari menyebabkan Sungai Kuantan meluap dan merendam ratusan rumah warga di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, pada Jumat (15/5/2026). Empat kecamatan terdampak cukup parah, yaitu Kecamatan Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, dan Inuman.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuansing mencatat sedikitnya 526 rumah warga terdampak banjir akibat luapan Sungai Kuantan. Selain rumah warga, banjir juga merendam empat musala, empat sekolah, satu puskesmas, dan satu kantor desa. Meski kondisi air kini mulai surut, warga masih berupaya membersihkan rumah dan lingkungan dari lumpur serta sisa material banjir.

Kecamatan Inuman menjadi wilayah dengan dampak paling besar. Sebanyak 263 rumah warga terdampak di beberapa desa, termasuk Desa Seberang Pulau Busuk yang mencatat 110 rumah terendam serta dua sekolah ikut terdampak banjir. Di Desa Pulau Busuk, tercatat 73 rumah dan satu musala terendam, sementara Desa Pulau Sipan mengalami dampak pada 70 rumah, satu sekolah, dan satu musala.

Sementara itu di Kecamatan Pangean, total 160 rumah terdampak banjir. Desa Padang Kunyit menjadi salah satu wilayah dengan genangan cukup besar setelah 70 rumah warga terendam air. Di Desa Pulau Deras, selain 50 rumah warga, satu puskesmas juga ikut terdampak.

Debit Air Sungai Kuantan Surut, BPBD Kuansing Catat 526 Rumah di Empat Kecamatan Terdampak Banjir

( Dokumentasi : Debit Air Sungai Kuantan Surut, BPBD Kuansing Catat 526 Rumah di Empat Kecamatan Terdampak Banjir. Foto bersumber dari situs Riaupos )

Di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, banjir merendam 55 rumah warga yang tersebar di Desa Pelukahan, Pulau Baru, Lombok, dan Pulau Beralo. Sedangkan Kecamatan Kuantan Hilir mencatat 48 rumah terdampak serta satu kantor desa yang ikut terendam banjir.

Data BNPB juga menyebutkan banjir di wilayah Kuansing berdampak terhadap ratusan kepala keluarga dan lebih dari seribu jiwa terdampak akibat genangan air yang masuk ke kawasan permukiman dan fasilitas umum. Sejumlah akses jalan warga juga sempat terganggu akibat banjir.

Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa banjir di Kuansing. Namun masyarakat di wilayah bantaran Sungai Kuantan diminta tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan apabila curah hujan kembali meningkat di wilayah hulu sungai. Relawan dan petugas BPBD juga masih terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan menghadapi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah yang berada dekat aliran sungai besar. Harapan besar disampaikan agar kondisi masyarakat terdampak dapat segera pulih, aktivitas warga kembali normal, dan pemerintah dapat mempercepat langkah pemulihan serta penanganan infrastruktur agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.