Langkah Kecil, Arti Besar: Yayasan Amal Peduli Nusantara Salurkan Sembako untuk Lansia Tangguh di Rawa Bebek

Sabtu, 24 Oktober 2026. Pukul 17 : 06 WIB

Jakarta — Di masa senja, saat sebagian orang menikmati waktu istirahat bersama keluarga, sebagian lainnya justru harus terus berjuang seorang diri demi menyambung hidup. Semangat juang inilah yang terlihat dari sosok Ibu Mujaenah dan Ibu Nunung di kawasan Rawa Bebek, Penjaringan.

Pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara berkunjung langsung ke kediaman mereka untuk menyalurkan bantuan paket sembako. Kunjungan ini hadir sebagai wujud nyata kepedulian untuk meringankan beban hidup para lansia pejuang keluarga.

Mengenal Lebih Dekat Dua Sosok Inspiratif

Setiap penerima bantuan memiliki cerita hidup yang menguji ketegaran hati:

  • Ibu Mujaenah (70 tahun), seorang ibu yang kini hidup sendiri tanpa suami. Dari tujuh orang anak yang dilahirkannya, satu telah berpulang, sementara enam lainnya sudah berumah tangga dan tinggal berjauhan. Di usianya yang sudah senja, beliau tetap gigih mencari nafkah dengan berjualan es dan memulung demi penghasilan yang sangat minim.
  • Ibu Nunung (67 tahun), seorang ibu dengan satu anak yang juga berjuang seorang diri. Keseharian Ibu Nunung dihabiskan dengan berjualan kopi kecil-kecilan serta menjaga parkiran. Dari menjaga parkiran, ia diupah sekitar Rp200 ribu per bulan, sementara hasil jualan kopi diandalkan untuk makan sehari-hari. Sesekali, ia hanya mengandalkan bantuan beras yang datang tidak menentu.

Rincian Bantuan yang Disalurkan

Untuk membantu memenuhi kebutuhan dapur harian mereka, tim relawan menyerahkan paket sembako khusus yang berisi:

  • Beras (5 kg)
  • Minyak goreng (1,8 liter)
  • Mie instan (20 bungkus)
  • Telur (1 kg)
  • Garam (500 gram)
  • Sarden (1 kaleng)
  • Susu kental manis (1 kaleng)
  • Biskuit Regal (3 bungkus)

Kehadiran tim relawan disambut dengan senyum hangat dan rasa syukur yang mendalam. Bantuan sederhana ini diharapkan mampu menghadirkan sedikit kelegaan serta kehangatan bagi Ibu Mujaenah dan Ibu Nunung dalam menjalani hari-hari mereka.

Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur dan semua pihak yang terus mendukung gerakan kebaikan ini. Mari terus bergandengan tangan untuk menebar kepedulian dan meringankan beban sesama yang membutuhkan di sekitar kita.