Rabu, 16 September 2026. Pukul 18 : 23 WIB
Memasuki usia lanjut, kebutuhan hidup tetap harus dipenuhi setiap hari. Namun bagi sebagian lansia, dukungan keluarga tidak selalu dapat diandalkan sepenuhnya karena anak-anak mereka juga menghadapi kesulitan ekonomi.
Hal tersebut dialami oleh Jumadi, 67 tahun, dan Tasih, 74 tahun, dua lansia di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur, yang masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup dengan memulung.
Pada Selasa, 15 September 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyerahkan bantuan sembako kepada keduanya untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Jumadi Tinggal Seorang Diri Setelah Istri Meninggal


Jumadi, 67 tahun, kini hidup sebatang kara setelah istrinya meninggal dunia.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Jumadi masih mengandalkan penghasilan dari memulung. Pekerjaan tersebut menjadi sumber penghidupan yang tetap ia jalani meski usianya sudah lanjut.
Jumadi sebenarnya memiliki tiga anak. Namun kondisi ekonomi ketiganya juga sedang sulit sehingga mereka belum dapat memberikan banyak bantuan kepada sang ayah.
Keadaan tersebut membuat Jumadi harus tetap berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya dengan kemampuan sendiri.
Tasih Masih Memulung Bersama Dua Anaknya


Sementara itu, Tasih, 74 tahun, tinggal bersama dua anaknya. Ketiganya masih mengandalkan pekerjaan memulung untuk mendapatkan penghasilan.
Satu anak Tasih lainnya tinggal di kampung dan saat ini tidak memberikan bantuan untuk kebutuhan keluarga.
Dengan kondisi tersebut, kehidupan sehari-hari Tasih dan dua anak yang tinggal bersamanya masih bergantung pada hasil memulung yang mereka dapatkan.
Di usia 74 tahun, Tasih tetap menjalani aktivitas tersebut bersama anak-anaknya untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Bantuan Sembako untuk Meringankan Kebutuhan

Untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok kedua lansia tersebut, Yayasan Amal Peduli Nusantara memberikan paket sembako.
Setiap paket bantuan berisi:
- Beras 5 Kg
- Minyak 2 Liter
- Mie instan 20 bungkus
- Telur 1 Kg
- Garam 500 gram
- Sarden 1 kaleng
- Susu kental manis 1 kaleng
- Biskuit Regal 3 pack
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan makanan dan bahan pokok sehari-hari bagi Jumadi dan keluarga Tasih.
Jumadi menjalani hari tua seorang diri setelah kehilangan istri, sementara ketiga anaknya juga berada dalam kondisi ekonomi yang sulit. Di sisi lain, Tasih masih memulung bersama dua anaknya untuk memenuhi kebutuhan hidup, sedangkan satu anak lainnya tinggal di kampung dan belum dapat membantu.
Kondisi mereka menunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi tidak hanya dirasakan oleh para lansia, tetapi juga oleh keluarga yang seharusnya menjadi tempat mereka bergantung.
Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan kebutuhan Jumadi serta Tasih dan keluarganya. Semoga keduanya senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan di usia senja.

