Kekeringan Mulai Melanda Bima, BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak

Senin, 22 Juni 2026. Pukul 17 : 11 WIB

BIMA, NUSA TENGGARA BARAT – Musim kemarau yang mulai berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia turut dirasakan masyarakat di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Berkurangnya ketersediaan air bersih mendorong pemerintah daerah melalui BPBD untuk melakukan distribusi bantuan air kepada warga yang mulai terdampak kekeringan.

Berdasarkan laporan BNPB, bantuan air bersih sebanyak 10.000 liter disalurkan kepada masyarakat di Desa Bajo, Kecamatan Soromandi, pada Sabtu, 20 Juni 2026. Distribusi tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi kesulitan warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari yang mulai terganggu akibat musim kemarau.

Kekeringan yang terjadi menyebabkan sebagian sumber air masyarakat mengalami penurunan debit, sehingga warga harus mengandalkan pasokan air dari pemerintah daerah. Kehadiran armada tangki air menjadi solusi sementara untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi sambil menunggu kondisi cuaca yang lebih mendukung.

Hingga saat ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan rumah akibat kejadian kekeringan tersebut. Dampak utama yang dirasakan masyarakat adalah keterbatasan akses terhadap air bersih yang berpengaruh pada kebutuhan rumah tangga dan aktivitas sehari-hari. Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan penyaluran bantuan sesuai kebutuhan warga di lapangan.

Masyarakat berharap musim kemarau tidak berlangsung terlalu panjang sehingga ketersediaan air dapat segera pulih. Di sisi lain, penguatan infrastruktur penyediaan air bersih dan langkah mitigasi kekeringan diharapkan terus menjadi perhatian agar masyarakat lebih siap menghadapi potensi kejadian serupa pada tahun-tahun mendatang.