Kamis, 10 September 2026. Pukul 10 : 11 WIB

( Dokumentasi : Kebakaran Rumah Konveksi di Rorotan Menyebabkan Kerugian Rp550 Juta. Foto bersumber dari situs Bentogroup )
Api Diduga Bermula dari Kabel Mesin, 13 Mobil Pemadam Dikerahkan ke Lokasi
JAKARTA — Kebakaran melanda sebuah rumah konveksi di Jalan Rorotan 3, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu, 6 September 2026 siang. Api membakar bangunan konveksi seluas sekitar 240 meter persegi dan menimbulkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp550 juta.
Menurut keterangan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 13.40 WIB. Seorang pekerja melihat kabel listrik pada salah satu mesin terbakar.
Api kemudian merambat dengan cepat ke bahan kapuk yang berada di dalam bangunan. Para pekerja sempat berusaha melakukan pemadaman secara mandiri, tetapi kobaran api semakin membesar sehingga mereka segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
13 Unit Pemadam Dikerahkan

( Dokumentasi : Petugas Gulkarmat berupaya memadamkan kebakaran rumah di Jalan Rorotan 3, Cilincing, Jakarta Utara pada Minggu (6/9/2026) . Foto bersumber dari situs Antara )
Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 13.50 WIB. Gulkarmat kemudian mengerahkan 65 personel dan 13 unit mobil pemadam kebakaran menuju lokasi.
Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 13.57 WIB. Petugas berhasil melokalisasi api pada sekitar 14.25 WIB, kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali.
Kebakaran akhirnya dinyatakan berhasil ditangani sekitar pukul 15.09 WIB.
Respons cepat petugas juga berhasil mencegah api berkembang lebih luas dan mengancam bangunan lain di sekitar lokasi.
Empat KK Berhasil Diselamatkan
Di tengah kebakaran yang melanda bangunan usaha tersebut, empat kepala keluarga yang terdiri dari 16 jiwa berhasil diselamatkan.
Tidak terdapat laporan korban meninggal dunia maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Seluruh warga yang berada di lokasi berhasil dievakuasi dengan selamat.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran menyebabkan kerugian cukup besar karena bangunan yang terbakar digunakan sebagai tempat usaha konveksi.
Gulkarmat memperkirakan nilai kerugian material mencapai sekitar Rp550 juta, sedangkan penyebab awal kebakaran diduga berkaitan dengan gangguan atau fenomena listrik pada mesin. Pemeriksaan dan pengumpulan keterangan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab kebakaran.
Keselamatan Menjadi Hal Utama
Peristiwa ini kembali menunjukkan risiko kebakaran yang dapat muncul di tempat usaha yang menggunakan banyak peralatan listrik serta menyimpan material yang mudah terbakar.
Kecepatan warga menghubungi petugas dan respons pemadam menjadi faktor penting dalam mencegah kobaran api semakin meluas. Pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik, mesin produksi, serta bahan-bahan yang mudah terbakar menjadi bagian penting dari upaya pencegahan kebakaran di lingkungan usaha.
Data Kebakaran
| Dampak | Data |
|---|---|
| Lokasi | Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara |
| Waktu kejadian | 6 September 2026, sekitar 13.40 WIB |
| Bangunan terbakar | Rumah konveksi ±240 m² |
| Personel pemadam | 65 personel |
| Armada | 13 unit |
| Waktu padam | ±15.09 WIB |
| Warga terselamatkan | 4 KK / 16 jiwa |
| Korban meninggal | Tidak ada |
| Korban luka | Tidak ada |
| Kerugian material | ±Rp550 juta |
| Dugaan awal penyebab | Gangguan/fenomena listrik |
Doa dan Harapan
Yayasan Amal Peduli Nusantara turut prihatin atas kebakaran yang terjadi di Rorotan, Jakarta Utara. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan dapat segera kembali menjalankan aktivitasnya.
Semoga peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan instalasi listrik dan peralatan kerja secara berkala, terutama pada tempat usaha yang menggunakan mesin dan menyimpan bahan mudah terbakar.
Semoga petugas pemadam kebakaran dan seluruh pihak yang membantu penanganan bencana selalu diberikan keselamatan dalam menjalankan tugas.
Doa dan harapan terbaik untuk masyarakat Rorotan, Jakarta Utara.

