Senin, 13 Juli 2026. Pukul 10 : 38 WIB

( Dokumentasi : 500 kios terbakar di sbolga pada Sabtu (11/7). Foto bersumber dari situs Monitor Indo )
Sibolga, Sumatera Utara — Kebakaran hebat melanda Pasar Nauli Sibolga, yang berada di Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, pada Sabtu, 11 Juli 2026, sekitar pukul 21.00 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan ratusan kios sehingga menyebabkan aktivitas perdagangan di pasar tersebut lumpuh.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah laporan, api pertama kali diketahui oleh seorang warga yang berada di warung sekitar pasar. Warga tersebut melihat kobaran api muncul dari bagian atas salah satu kios sembako. Menyadari besarnya potensi bahaya, ia segera melaporkan kejadian tersebut kepada pengelola pasar dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Api terus membesar dan menjalar ke kios-kios lain yang berada di area pasar. Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam karena besarnya kobaran api dan rapatnya bangunan di dalam kompleks pasar. Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api pada Minggu, 12 Juli 2026, sekitar pukul 05.00 WIB, setelah melakukan upaya pemadaman secara intensif sepanjang malam.

( Dokumentasi : Gedung Pasar Nauli, pasar terbesar di Kota Sibolga terbakar sekitar pukul 21.30 WIB, Sabtu (11/7/2026). Api pertama kali terlihat dari lantai satu hingga menjalar ke lantai tiga. Foto bersumber dari situs Tribun )
Pemerintah daerah bersama kepolisian, dinas pemadam kebakaran, dan instansi terkait terus melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran serta penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti munculnya api. Selain itu, proses pembersihan lokasi juga dilakukan agar aktivitas penanganan pascakebakaran dapat berjalan dengan baik.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya sistem pencegahan kebakaran di kawasan perdagangan, termasuk pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, penyediaan alat pemadam api ringan (APAR), jalur evakuasi yang memadai, serta peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat guna meminimalkan risiko kerugian di masa mendatang.
Semoga para pedagang yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Besar harapan agar proses pendataan, pemulihan, dan penanganan pascakebakaran dapat berjalan dengan cepat sehingga aktivitas perekonomian masyarakat dapat kembali pulih. Diharapkan pula evaluasi terhadap sistem keselamatan kebakaran di kawasan pasar terus diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

