Senin, 27 Juli 2026. Pukul 15 : 16 WIB
( Dokumentasi : Kampung Adat Cipta Mulya Sukabumi Hangus Terbakar, Ratusan Jiwa Jadi Korban. Foto bersumber dari situs JPNN )
Sukabumi, Jawa Barat – Musibah kebakaran melanda kawasan Kasepuhan Ciptamulya, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (25/7/2026) siang. Kobaran api yang membesar dengan cepat menghanguskan puluhan rumah warga di kawasan permukiman adat, menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi yang beredar dari sejumlah laporan media, sekitar 80 unit rumah dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut. Api diduga dengan cepat merambat karena sebagian besar bangunan berada dalam jarak yang berdekatan dan memiliki material yang mudah terbakar, sehingga proses pemadaman menjadi cukup menantang.
Petugas pemadam kebakaran bersama aparat pemerintah, relawan, dan warga setempat berupaya memadamkan api sekaligus mencegah kobaran meluas ke bangunan lain. Setelah api berhasil dikendalikan, proses dilanjutkan dengan pendinginan serta pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak.
Hingga informasi awal yang diterima, belum terdapat laporan resmi mengenai korban meninggal dunia maupun korban luka. Selain itu, jumlah pasti warga yang terdampak dan penyebab kebakaran masih dalam proses pendataan dan penyelidikan oleh instansi terkait.

( Dokumentasi : Kampung Adat Cipta Mulya Sukabumi Hangus Terbakar, Ratusan Jiwa Jadi Korban. Foto bersumber dari situs BPBD )
Pemerintah daerah bersama aparat berwenang terus melakukan asesmen di lokasi untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera dipenuhi serta mempercepat proses pemulihan pascakebakaran.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran, terutama di kawasan permukiman yang bangunannya saling berdekatan. Upaya peningkatan sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran diharapkan dapat mengurangi risiko kejadian serupa pada masa mendatang.
Semoga seluruh warga yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Harapannya, proses pemulihan dapat berjalan dengan cepat dan pemerintah bersama instansi terkait dapat segera melakukan penanganan serta membantu pembangunan kembali kawasan yang terdampak agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas dengan aman.

