Karhutla di Nunukan Selatan Hanguskan Lebih dari 10 Hektare Lahan, ratusan warga terdampak asap kebakaran hutan

Sabtu, 9 Mei 2026. Pukul 15 : 21 WIB

( Dokumentasi : Personel gabungan berjilbab memadamkan api yang menghanguskan sekitar 10 hektare lahan di Nunukan Selatan. Foto bersumber dari situs jawapos. )

Api Muncul Sejak Sore, Pemadaman Terkendala Medan Curam dan Minim Sumber Air

Nunukan Selatan – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kalimantan Utara. Kali ini, api melanda kawasan Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, pada Kamis, 7 Mei 2026 sore dan masih terus dipadamkan hingga keesokan harinya.

Api yang membakar lahan di kawasan berbukit tersebut cepat meluas karena kondisi cuaca kering dan sulitnya akses menuju titik kebakaran.


Lebih dari 10 Hektare Lahan Terbakar

Menurut laporan BPBD Nunukan dan BNPB, kebakaran terjadi di sekitar kawasan Jalan Lapas Nunukan, Kelurahan Tanjung Harapan.

Dampak sementara yang tercatat:

  • sekitar 10 hektare lahan terbakar
  • api meluas hingga kawasan berbukit dan semak belukar
  • ratusan warga di sekitar lokasi kebakaran terdampak asap akibat kebakaran

Api mulai terlihat sekitar pukul 15.00 WITA dan terus membesar hingga malam hari akibat kondisi lahan yang kering.


Pemadaman Sulit Dilakukan karena Medan Berbahaya

( Dokumentasi : Karhutla di Nunukan Selatan Hanguskan Lebih dari 10 Hektare Lahan, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Medan Berbahaya. Foto bersumber dari situs nunukankab )

Proses pemadaman dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari:

  • BPBD Nunukan
  • Polres Nunukan
  • Brimob
  • Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)
  • Masyarakat Peduli Api (MPA)
  • warga sekitar.

Namun upaya pemadaman menghadapi banyak kendala, di antaranya:

  • lokasi kebakaran berada di kawasan berbukit,
  • terdapat jurang curam,
  • akses jalan rusak,
  • minim sumber air,
  • serta kondisi gelap saat malam hari.

Petugas bahkan harus menggunakan kendaraan roda dua untuk menjangkau titik api yang tidak dapat dilalui kendaraan besar.


Api Sempat Mendekati Permukiman Warga

Dalam proses penanganan, tim gabungan berupaya mencegah api menjalar ke area permukiman warga di sekitar Nunukan Selatan.

Beruntung:

  • tidak ada laporan korban jiwa,
  • tidak ada rumah warga yang terbakar langsung,
  • namun masyarakat sekitar sempat menghadapi kepulan asap dan kondisi udara yang kurang baik.

Satu personel BPBD dilaporkan mengalami luka ringan akibat sengatan lebah saat proses pemadaman berlangsung di lapangan.


Api Belum Sepenuhnya Padam Hingga Laporan Terakhir

Hingga laporan terakhir pada 8 Mei 2026:

  • titik api masih dipantau,
  • proses pendinginan terus dilakukan,
  • dan petugas tetap bersiaga untuk mencegah kebakaran meluas kembali.

BNPB menyebut kondisi cuaca panas dan mulai berkurangnya curah hujan di sejumlah wilayah Kalimantan meningkatkan risiko terjadinya karhutla selama masa peralihan musim.


Harapan dan Doa

Peristiwa karhutla di Nunukan Selatan menjadi pengingat bahwa musim peralihan dapat membawa risiko kebakaran lahan yang cukup besar, terutama di wilayah dengan kondisi lahan kering dan akses terbatas.

Semoga kondisi di wilayah terdampak dapat segera pulih sepenuhnya, dan proses pemadaman serta penanganan berjalan lancar hingga seluruh titik api benar-benar aman.
Harapannya, langkah pencegahan dan pengawasan di wilayah rawan kebakaran dapat semakin diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.