Jakarta Utara Dilanda Banjir, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

Senin, 2 Februari 2026. Pukul 10 : 18 WIB

Banjir genangi sembilan RT di Jakarta Barat dan Utara

( Dokumentasi : Situasi banjir yang melanda beberapa wilayah di jakarta, Jumat (30/1/2026), Foto bersumber dari situs Antara )

Jakarta — Hujan deras yang melanda kawasan Ibu Kota sejak akhir Januari menyebabkan banjir merendam sejumlah permukiman di wilayah Jakarta Utara, memaksa ratusan warga meninggalkan rumah mereka demi keamanan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, setidaknya 350 jiwa terdampak banjir dan mengungsi ke tempat-tempat lebih aman pada akhir pekan lalu (30/1) hingga Minggu pagi (1/2).

Beberapa area yang terdampak antara lain Kelurahan Marunda dan Kapuk Muara, di mana genangan air mencapai puluhan sentimeter dan masuk ke lingkungan permukiman.

Banjir Jakarta Utara Hari Ini 31 Januari 2026: 7 RT Terendam, Warga Marunda Mulai Mengungsi

( Dokumentasi : Marunda dan Kapuk Muara Terdampak banjir akibat hujan deras semalaman, Sabtu (31/1/2026), Foto bersumber dari situs Media Indonesia )

Di tengah luapan sejumlah sungai kota seperti Kali Angke dan Kali Nagrak, serta tingginya curah hujan selama beberapa hari berturut-turut, beberapa rukun tetangga (RT) masih tergenang air. Hingga Sabtu siang, masih terdapat lima RT di Jakarta Utara yang dipantau dengan ketinggian genangan hingga 45 cm.

Sejumlah warga yang terdampak memilih berkumpul di tempat pengungsian umum seperti Masjid Nurul Jannah dan fasilitas sekolah karena kondisi lingkungan yang tidak lagi aman untuk ditinggali sementara waktu.

Meski banjir telah mulai surut di banyak wilayah Jakarta pada 1 Februari, akibat upaya intensif oleh BPBD dan instansi terkait, beberapa pemukiman di Jakarta Utara masih dalam proses pemulihan. Petugas terus memantau kondisi alam serta memastikan drainase dan pompa air beroperasi untuk mempercepat penurunan genangan.

Banjir masih genangi lima RT di Jakarta Utara pada Sabtu siang

( Dokumentasi : Petugas kebersihan membersihkan saluran air, Sabtu (31/1/2026), Foto bersumber dari situs Antara )

Peristiwa ini menjadi pengingat betapa cepatnya cuaca ekstrem dapat berdampak pada kehidupan warga kota, terutama mereka yang tinggal di kawasan dataran rendah pesisir. Masyarakat setempat diharapkan terus waspada terhadap potensi cuaca hujan lebat dan rob di hari-hari mendatang.

Turut prihatin atas kondisi yang dialami keluarga dan warga terdampak banjir. Semoga proses pemulihan berjalan cepat dan lancar, serta dukungan dari pemerintah dan warga sekitar dapat membantu warga kembali ke kehidupan normal dengan secepat-cepatnya.