Hujan Semalaman, Banjir Rendam Luwu dan Bone pada 8 Mei 2026

Jumat, 8 Mei 2026. Pukul 12 : 57 WIB

Bone Diterjang Banjir, Dua Warga Meninggal Dunia

( Dokumentasi : Proses evakuasi warga yang terkena dampak banjir di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat, 8 Mei 2026. Foto bersumber dari situs Metrotv )

Permukiman Warga, Jalan, hingga Fasilitas Umum Tergenang Akibat Cuaca Ekstrem

Luwu & Bone, Sulsel – Cuaca ekstrem yang melanda Sulawesi Selatan pada Jumat, 8 Mei 2026, menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Luwu dan Kabupaten Bone. Hujan deras yang turun sejak malam hingga pagi hari membuat sungai dan saluran air meluap, merendam rumah warga, jalan utama, hingga fasilitas umum.

Peristiwa ini menjadi salah satu banjir terbesar yang terjadi di Sulawesi Selatan pada awal Mei 2026, dengan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat di dua kabupaten tersebut.


🌊 Banjir di Kabupaten Luwu

Tim SAR gabungan bersama relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi menggunakan perahu karet.

( Dokumentasi : Tim SAR gabungan bersama relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi menggunakan perahu karet.. Foto bersumber dari situs Bukamata )

Delapan Desa Terdampak, Rumah dan Sawah Terendam

Banjir di Kabupaten Luwu terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu pada Jumat pagi, 8 Mei 2026. Air kemudian meluap ke sejumlah desa di Kecamatan Larompong dan Larompong Selatan.

Wilayah terdampak meliputi:

  • Desa Rante Belu
  • Desa Riwang
  • Desa Temboe
  • Desa Sampano
    serta beberapa desa lain di dua kecamatan tersebut.

Dampak yang tercatat:

  • 95 unit rumah terdampak
  • Sekitar 10 hektare sawah siap panen terendam
  • Jalan Trans Sulawesi sempat tergenang dan menyebabkan kemacetan panjang
  • Fasilitas umum seperti sekolah dan rumah ibadah ikut terdampak.

Hingga Sabtu pagi, genangan di beberapa wilayah dilaporkan belum sepenuhnya surut karena hujan masih turun di kawasan terdampak.


🌧️ Banjir di Kabupaten Bone

Banjir menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (8/5/2026). (Foto: Inilah.com/ Wahyu Susanto)

( Dokumentasi : Banjir menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (8/5/2026). Foto bersumber dari situs Inilah )

Air Capai Dua Meter, Dua Warga Meninggal Dunia

Sementara itu di Kabupaten Bone, hujan deras sejak Kamis malam menyebabkan banjir besar di sejumlah wilayah pada Jumat dini hari, 8 Mei 2026. Ketinggian air di beberapa titik dilaporkan mencapai 1,5 hingga 2 meter.

Wilayah terdampak paling parah berada di:

  • Kecamatan Tanete Riattang Timur
  • Kelurahan Panyula
  • Tibojong
  • Lonrae.

Banjir merendam:

  • Rumah warga
  • Jalan utama
  • SMP Negeri 3 Watampone
  • Kantor Polres Bone
  • Kantor Kejaksaan Negeri Bone.

Dalam kejadian ini:

  • 2 warga meninggal dunia
    • seorang lansia bernama Naima
    • seorang anak usia 5 tahun yang tenggelam saat evakuasi.

Tim SAR gabungan mengevakuasi sedikitnya 67 warga dari beberapa titik banjir untuk menghindari risiko yang lebih besar.


Aktivitas Warga Sempat Lumpuh

Banjir di Luwu dan Bone menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu cukup signifikan.

Beberapa dampak yang dirasakan warga:

  • akses jalan tertutup air,
  • kendaraan sulit melintas,
  • aktivitas sekolah terganggu,
  • hingga warga harus menggunakan perahu untuk beraktivitas di beberapa kawasan Bone.

BPBD dan tim gabungan terus melakukan pemantauan, evakuasi, serta penanganan di wilayah terdampak untuk memastikan kondisi masyarakat tetap aman.


Harapan dan Doa

Banjir yang melanda Kabupaten Luwu dan Bone menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem masih dapat membawa dampak besar dalam waktu singkat, terutama di wilayah yang rawan genangan dan luapan sungai.

Semoga kondisi masyarakat yang terdampak dapat segera pulih, dan proses penanganan serta pemulihan berjalan dengan cepat dan baik.
Harapannya, langkah mitigasi dan penataan lingkungan ke depan dapat semakin diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.