Hujan Deras Picu Longsor dan Banjir di Jawa Barat, Ratusan Warga Terdampak

Selasa, 26 Mei 2026. Pukul 10 : 19 WIB

( Dokumentasi : rumah warga yang rusak terdampak longsor, Foto bersumber dari situs detik )

Sukabumi, Jawa barat – Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Jawa Barat pada 25 Mei 2026 menyebabkan banjir dan tanah longsor di beberapa daerah, terutama di Sukabumi. Hujan dengan intensitas tinggi sejak malam hingga dini hari memicu kerusakan rumah warga, akses jalan terputus, hingga memaksa sebagian masyarakat mengungsi demi keselamatan.

Longsor dan Cuaca Ekstrem Terjadi di Bogor dan Bandung Raya

Di wilayah Bogor, hujan deras memicu tanah longsor di beberapa titik rawan. Material tanah dan lumpur menutup area permukiman serta mengganggu aktivitas warga. Sejumlah rumah mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah dan genangan air yang terus meningkat. Pemerintah daerah bersama petugas BPBD melakukan penanganan darurat dan pembersihan material longsor di lokasi terdampak.

Sementara itu, cuaca ekstrem juga terjadi di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan banjir di beberapa kawasan permukiman dan jalan utama. Beberapa wilayah dilaporkan mengalami genangan cukup tinggi sehingga aktivitas warga sempat terganggu.

Puluhan Rumah Rusak dan Ratusan Warga Terdampak

Data penanganan bencana mencatat sedikitnya 33 rumah terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Jawa Barat. Dari jumlah tersebut, tujuh rumah mengalami kerusakan, terdiri dari tiga rumah rusak berat, dua rusak sedang, dan dua rusak ringan. Tinggi genangan air dilaporkan mencapai 30 hingga 50 sentimeter di beberapa titik.

Di wilayah Sukabumi yang juga terdampak pada periode yang sama, sebanyak 60 rumah dilaporkan terkena dampak banjir dan longsor. Selain rumah warga, dua sekolah, satu fasilitas kesehatan, dan sebelas akses jalan ikut terdampak akibat derasnya arus air dan material longsor.

BNPB sebelumnya juga mencatat ratusan kepala keluarga terdampak bencana hidrometeorologi di beberapa wilayah Jawa Barat akibat meluapnya sungai dan hujan berintensitas tinggi yang terjadi secara terus-menerus.

Pemerintah Diminta Perkuat Mitigasi dan Pemulihan

Situasi ini kembali menjadi pengingat bahwa wilayah Jawa Barat masih memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap banjir dan tanah longsor, terutama saat cuaca ekstrem terjadi dalam waktu panjang. Penanganan cepat dari pemerintah daerah, petugas gabungan, dan relawan sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan lingkungan serta membantu aktivitas masyarakat kembali normal.

Masyarakat berharap kondisi segera membaik, cuaca kembali stabil, dan proses pemulihan dapat berjalan cepat agar warga terdampak dapat kembali menjalani aktivitas dengan aman dan tenang. Upaya mitigasi serta penataan wilayah rawan bencana juga diharapkan terus diperkuat agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.