Kamis, 28 Mei 2026. Pukul 12 : 23 WIB

( Dokumentasi : Banjir dan Longsor di Bone Bolango Gorontalo: Warga Terseret Arus hingga ke Laut, Foto bersumber dari situs tribun )
Satu Rumah Rusak Berat Setelah Material Longsor Menghantam Permukiman Warga
Muara Bone, Gorontalo – Hujan deras yang mengguyur wilayah Gorontalo sejak sore hingga malam hari memicu banjir dan longsor di Desa Muara Bone pada Selasa malam, 26 Mei 2026. Curah hujan tinggi menyebabkan debit air meningkat cepat dan menggenangi permukiman warga, sementara tanah labil di sekitar lereng mengalami longsor yang turut mengancam rumah penduduk.
Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah terdampak genangan, sementara satu rumah mengalami kerusakan berat akibat material longsor yang menghantam bangunan.
35 Rumah Terdampak, Satu Rumah Rusak Berat
Dampak yang tercatat dari kejadian banjir dan longsor tersebut antara lain:
- 35 rumah warga terdampak banjir,
- 1 rumah mengalami rusak berat akibat longsor,
- rumah rusak berat tersebut dihuni oleh 5 jiwa.
Selain kerusakan rumah, genangan air juga sempat mengganggu aktivitas masyarakat dan akses lingkungan di sekitar desa. Hingga laporan terakhir, petugas bersama warga masih melakukan pembersihan material lumpur dan pemantauan kondisi cuaca.
BPBD dan Warga Lakukan Penanganan Darurat

( Dokumentasi : Kondisi rumah warga di Desa Muara Bone, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, yang rusak diterjang banjir bandang dan longsor, Selasa (26/5/2026) malam, Foto bersumber dari situs Tirbun )
BPBD bersama aparat desa dan warga setempat langsung melakukan penanganan darurat setelah banjir dan longsor terjadi. Petugas melakukan pendataan rumah terdampak serta membantu membersihkan material longsor yang menutup sebagian area permukiman.
Warga di sekitar lokasi longsor juga diminta tetap waspada karena hujan masih berpotensi turun di wilayah Gorontalo dalam beberapa hari ke depan.
Cuaca Ekstrem Masih Perlu Diwaspadai
BMKG sebelumnya telah mengingatkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Gorontalo selama akhir Mei 2026. Kondisi ini meningkatkan risiko banjir dan longsor, terutama di wilayah perbukitan dan dekat aliran sungai.
Masyarakat diimbau tetap berhati-hati terhadap kemungkinan bencana susulan apabila curah hujan kembali meningkat.
Harapan dan Doa

( Dokumentasi : Tanggap Darurat Banjir dan Longsor Muara Bone, Foto bersumber dari situs Otanaha )
Banjir dan longsor yang terjadi di Desa Muara Bone menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem dapat memicu bencana dalam waktu singkat, terutama di wilayah yang memiliki kondisi tanah labil dan dekat aliran sungai.
Semoga masyarakat yang terdampak diberikan keselamatan dan kekuatan menghadapi situasi ini, serta proses pemulihan dapat berjalan cepat sehingga aktivitas warga kembali normal.
Harapannya, penanganan daerah rawan longsor, sistem drainase, dan mitigasi bencana dapat terus diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

