Jumat, 2 Oktober 2026. Pukul 15 : 08 WIB

( Dokumentasi : Potret petugas saat melakukan evakuasi pada pohon tumbang di Cicurug Sukabumi. Foto bersumber dari situs Kompas/BPBD )
Cuaca Ekstrem di Cicurug, 49 Rumah Warga Terdampak dan Sejumlah Fasilitas Rusak
Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat — 30 September 2026. Hujan deras yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu siang. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan rumah warga mengalami kerusakan, pohon tumbang, serta kerusakan pada sejumlah fasilitas umum. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat kejadian ini sebagai cuaca ekstrem.
Salah satu wilayah yang terdampak cukup banyak berada di Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug. Dalam data BPBD Kabupaten Sukabumi, 49 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap, mulai dari kerusakan ringan, sedang hingga berat. Kerusakan terjadi setelah hujan deras dan angin kencang menerjang kawasan tersebut.

( Dokumentasi : BBagian atap rumah warga di Kampung Bojongpereng RT 03/03, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, rusak pada bagian atap akibat hujan disertai angin, Rabu (30/9/2026). Foto bersumber dari situs Visinews )
Laporan lain yang diterbitkan pada 1 Oktober menyebut pendataan sementara di Desa Purwasari kemudian mencapai 52 rumah terdampak. Dari jumlah tersebut, 29 rumah berada di RT 01, sembilan rumah di RT 02, dan 14 rumah di RT 03. Perbedaan angka ini menunjukkan bahwa pendataan di lapangan masih diperbarui setelah kejadian.
Selain rumah warga, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di sekitar SMAN 1 Cicurug. Satu pohon menimpa dua mobil dan 10 sepeda motor, sekaligus merusak tembok di samping sekolah. BPBD mencatat tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian di lokasi tersebut.
Dampak cuaca ekstrem juga terjadi di SMP Negeri 2 Cicurug. Sebanyak delapan ruangan dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda, termasuk bagian atap, dinding, serta fasilitas sekolah yang terdampak pohon tumbang. Pendataan dan pemeriksaan kondisi bangunan kemudian dilakukan oleh pihak terkait.
Di wilayah lain Kecamatan Cicurug, pohon tumbang juga dilaporkan menimpa rumah warga. Salah satu rumah di Desa Nyangkowek mengalami kerusakan cukup parah hingga tidak dapat ditempati sementara, sehingga satu keluarga harus mengungsi. Sementara itu, sejumlah rumah lainnya mengalami kerusakan pada asbes, genteng, atau bagian atap akibat terpaan angin.

( Dokumentasi : Hujan Deras dan Angin Kencang Porak-porandakan Cicurug Sukabumi, Rabu (01/10/2026). Foto bersumber dari situs P2BK )
Warga juga melaporkan adanya hujan es yang kemudian disusul hujan deras, petir, dan angin kencang. Kondisi tersebut berlangsung sekitar satu jam dan membuat sebagian warga keluar rumah untuk menyelamatkan diri ketika bagian atap mulai terangkat oleh angin.
Hingga setelah kejadian, petugas gabungan bersama pemerintah setempat dan relawan melakukan pembersihan pohon tumbang, penanganan material yang mengganggu jalan maupun fasilitas umum, serta pendataan rumah dan bangunan yang mengalami kerusakan.
Yayasan Amal Peduli Nusantara turut prihatin atas musibah yang dialami warga Kabupaten Sukabumi. Kami turut bersedih melihat puluhan rumah dan sejumlah fasilitas warga mengalami kerusakan akibat hujan deras dan angin kencang. Semoga warga yang terdampak diberi kekuatan, seluruh kondisi segera aman, dan rumah maupun fasilitas yang rusak dapat segera diperbaiki.

