Sabtu, 29 Agustus 2026. Pukul 15 : 11 WIB
Bagi sebagian lansia, memenuhi kebutuhan sehari-hari masih menjadi perjuangan yang harus dijalani. Ada yang tinggal bersama pasangan di tempat yang sangat sederhana, sementara yang lain hidup seorang diri tanpa banyak dukungan keluarga.
Pada Rabu, 26 Agustus 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di Jakarta, yaitu Bapak Rosidin di Penjaringan, Jakarta Utara, dan Bapak Sugiono di Pancoran.
Keduanya masih mengandalkan pekerjaan sebagai pemulung untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Isi Bantuan Sembako

Paket bantuan yang diberikan kepada masing-masing penerima terdiri dari:
- Beras 5 kilogram
- Minyak goreng 2 liter
- Mie instan 20 bungkus
- Telur 1 kilogram
- Garam 400 gram
- Sarden 1 kaleng
- Susu kental manis 1 kaleng
- Biskuit Regal 3 pack
Rosidin, Tinggal di Kolong Tol Bersama Istri


Bapak Rosidin, 64 tahun, tinggal bersama istrinya di bawah kolong tol di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.
Pasangan ini masih mengandalkan hasil memulung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pak Rosidin bekerja mengumpulkan barang-barang bekas yang masih dapat dijual untuk mendapatkan penghasilan.
Beliau memiliki tiga orang anak yang tinggal di kampung. Salah satu anaknya telah berkeluarga, sementara dua lainnya masih bersekolah.
Dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, Pak Rosidin tetap berusaha bekerja agar kebutuhan dirinya dan istrinya dapat terpenuhi.
Sugiono, Menjalani Hari Tua Seorang Diri


Bantuan juga diberikan kepada Bapak Sugiono, lansia berusia 64 tahun yang hidup sebatang kara di wilayah Pancoran.
Pak Sugiono memiliki dua orang anak yang tinggal berjauhan dan tidak memberikan dukungan untuk kebutuhan sehari-harinya. Dalam kondisi tersebut, beliau harus memenuhi kebutuhan hidup seorang diri.
Di usia lanjut, Pak Sugiono masih bekerja sebagai pemulung untuk mendapatkan penghasilan. Hasil dari pekerjaan tersebut digunakan untuk membeli makanan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Bantuan untuk Meringankan Kebutuhan Pangan
Melalui program bantuan sembako ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap kebutuhan pangan Pak Rosidin dan Pak Sugiono dapat sedikit terbantu.
Bantuan berupa beras, minyak, mie instan, telur, garam, sarden, susu kental manis, dan biskuit diharapkan dapat mengurangi sebagian pengeluaran untuk kebutuhan makan sehari-hari.
Kisah keduanya menunjukkan bahwa masih ada lansia yang harus bekerja di usia senja karena keterbatasan ekonomi. Pak Rosidin tetap memulung bersama istrinya meski tinggal di bawah kolong tol, sementara Pak Sugiono menjalani hari tua seorang diri dan mengandalkan hasil memulung untuk bertahan hidup.
Melalui bantuan ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap dapat memberikan sedikit keringanan bagi keduanya.
Semoga bantuan sembako ini dapat bermanfaat bagi Bapak Rosidin dan Bapak Sugiono, membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta semoga keduanya senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan.

