Hidup dengan Dukungan Keluarga yang Terbatas, Ibu Suhana dan Ibu Warsih Terima Bantuan Sembako di Tangerang

Senin, 2 November 2026. Pukul 15 : 18 WIB

Pada Sabtu, 31 Oktober 2026, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di Tangerang, yaitu Ibu Suhana dan Ibu Warsih. Keduanya sudah tidak memiliki suami dan menjalani kehidupan dengan kondisi ekonomi yang terbatas serta dukungan keluarga yang tidak selalu tersedia.

Ibu Suhana Tinggal Bersama Anak yang Bekerja sebagai ART

Ibu Suhana merupakan seorang lansia yang sudah tidak memiliki suami. Ia memiliki delapan anak yang semuanya telah berkeluarga. Namun, sebagian besar anaknya kini sudah jarang memberikan perhatian maupun bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Saat ini, salah satu anaknya yang telah menjadi janda tinggal bersama Ibu Suhana dan bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART). Keduanya menjalani kehidupan bersama dengan kondisi ekonomi yang masih terbatas.

Sementara itu, anak-anak lainnya sudah memiliki kehidupan masing-masing dan tidak lagi banyak membantu kebutuhan Ibu Suhana. Kondisi tersebut membuat dukungan keluarga yang diterimanya tidak selalu tersedia.

Ibu Warsih Mengandalkan Bantuan Keponakan untuk Makan

Penerima bantuan berikutnya adalah Ibu Warsih, seorang lansia yang juga sudah tidak memiliki suami. Saat ini, ia tinggal menumpang di rumah keponakannya karena belum memiliki tempat tinggal sendiri.

Kehidupan keponakan yang menampungnya juga masih dalam kondisi ekonomi pas-pasan. Meski demikian, keponakannya tetap berusaha membantu kebutuhan makan Ibu Warsih sehari-hari.

Dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, kebutuhan pangan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Ibu Warsih masih sangat bergantung pada kepedulian keponakannya untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Bantuan Sembako untuk Membantu Kebutuhan Sehari-hari

Melalui kegiatan sosial ini, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyerahkan paket sembako kepada Ibu Suhana dan Ibu Warsih. Masing-masing paket berisi beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, mi instan 20 bungkus, telur 1 kg, garam 400 gram, sarden 1 kaleng, susu kental manis 1 kaleng, dan biskuit Regal 3 bungkus.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menambah persediaan makanan dan meringankan sebagian pengeluaran sehari-hari kedua lansia tersebut. Tambahan bahan pangan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan makan di tengah keterbatasan ekonomi dan dukungan keluarga.

Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah mendukung kegiatan sosial ini. Kepedulian yang diberikan membantu menjangkau para lansia yang membutuhkan perhatian dan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.