Hidup dari Memulung dan Sering Kesulitan Makan, Damini dan Yeti Terima Bantuan Sembako di Bekasi

Jumat, 30 Oktober 2026. Pukul 11 : 28 WIB

Pada Kamis, 29 Oktober 2026, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di Kampung Poncol, Bekasi. Mereka adalah Damini, 67 tahun, dan Yeti, 67 tahun, yang sama-sama menghadapi keterbatasan ekonomi dan masih membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Damini Hidup Menumpang dan Mengandalkan Hasil Memulung

Damini merupakan seorang lansia berusia 67 tahun yang menjalani kehidupan seorang diri. Saat ini, ia tinggal menumpang di rumah keponakannya karena tidak memiliki tempat tinggal sendiri.

Untuk mendapatkan penghasilan, Damini masih bekerja sebagai pemulung. Namun, hasil dari pekerjaan tersebut tidak menentu dan belum cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya.

Dalam kesehariannya, Damini sering mengalami kesulitan mendapatkan makanan. Ia terkadang dibantu oleh keponakan dan warga sekitar yang memberikan makanan ketika mengetahui kondisinya. Selain menghadapi keterbatasan ekonomi, Damini juga sering mengalami sakit sehingga aktivitas sehari-harinya semakin tidak mudah.

Di usia yang sudah lanjut, Damini masih harus mengandalkan hasil memulung dan bantuan orang-orang di sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Yeti Mengandalkan Penghasilan Anak yang Juga Terbatas

Penerima bantuan berikutnya adalah Yeti, seorang lansia berusia 67 tahun yang sudah tidak memiliki suami. Ia memiliki seorang anak dan lima orang cucu.

Saat ini, kebutuhan keluarga Yeti banyak bergantung pada penghasilan anaknya yang bekerja sebagai pemulung. Dari pekerjaan tersebut, anaknya memperoleh sekitar Rp20 ribu hingga Rp50 ribu per hari.

Penghasilan tersebut harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga bersama anak-anaknya sekaligus membantu Yeti. Namun, jumlahnya masih belum mencukupi sehingga kebutuhan makan sehari-hari sering kali menjadi persoalan.

Dalam kondisi tertentu, Yeti juga mendapatkan bantuan makanan dari tetangga di sekitarnya. Bantuan tersebut cukup berarti ketika persediaan makanan keluarga sedang terbatas.

Meski masih memiliki anak dan cucu, keterbatasan penghasilan membuat keluarga Yeti tetap membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bantuan Sembako untuk Membantu Kebutuhan Pangan

Melalui kegiatan sosial ini, Tim Relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyerahkan paket sembako kepada Damini dan Yeti. Setiap paket berisi beras 5 kg, minyak goreng 1,8 liter, mi instan 20 bungkus, telur 1 kg, garam 500 gram, sarden 1 kaleng, susu kental manis 1 kaleng, dan biskuit Regal 3 bungkus.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menambah persediaan makanan dan meringankan sebagian pengeluaran sehari-hari kedua lansia tersebut. Tambahan bahan pangan ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka di tengah keterbatasan ekonomi dan penghasilan keluarga.

Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah mendukung kegiatan sosial ini. Kepedulian yang diberikan memungkinkan bantuan disalurkan kepada para lansia yang membutuhkan perhatian dan dukungan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.