Kamis, 18 Juni 2026. Pukul 18 : 26 WIB
Bagi sebagian lansia, memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari masih menjadi perjuangan yang harus dijalani. Keterbatasan ekonomi, kondisi kesehatan yang menurun, dan dukungan keluarga yang terbatas membuat kehidupan di masa tua tidak selalu mudah.
Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, Yayasan Amal Peduli Nusantara kembali menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di wilayah Tangerang.
Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari sekaligus memberikan dukungan kepada para lansia yang masih berjuang menghadapi berbagai keterbatasan hidup.
Isi Bantuan Sembako

Paket bantuan yang disalurkan terdiri dari:
- Beras
- Minyak goreng
- Mie instan
- Sarden
- Susu kental manis
- Telur
- Garam
- Biskuit Regal
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pangan para penerima manfaat dan keluarganya.
Indun (60 Tahun), Bertahan Bersama Suami yang Menjadi Pemulung


Salah satu penerima bantuan adalah Ibu Indun, lansia berusia 60 tahun yang tinggal bersama suaminya.
Keluarga ini pernah mengalami kehilangan setelah salah satu dari dua anak mereka meninggal dunia. Saat ini, satu-satunya anak yang tersisa bekerja dengan penghasilan yang terbatas sehingga belum mampu memberikan dukungan yang maksimal bagi orang tuanya.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, suami Ibu Indun bekerja sebagai pemulung botol plastik. Penghasilan yang diperoleh tentu tidak menentu dan bergantung pada hasil yang didapat setiap harinya.
Di tengah kondisi tersebut, keluarga tetap berusaha menjalani kehidupan dengan sederhana dan penuh ketekunan.
Asih (76 Tahun), Menjalani Hari Tua dengan Keterbatasan Pendengaran


Bantuan juga diberikan kepada Ibu Asih, lansia berusia 76 tahun yang telah ditinggal oleh suaminya.
Selain harus menjalani hari tua seorang diri, Ibu Asih juga mengalami gangguan pendengaran yang membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih sulit. Ia memiliki satu orang anak, namun hingga saat ini belum dapat banyak membantu kebutuhan hidupnya.
Dalam kesehariannya, Ibu Asih lebih banyak mengandalkan bantuan dari warga sekitar yang peduli terhadap kondisinya. Dukungan dari lingkungan sekitar menjadi salah satu penopang bagi dirinya untuk tetap bertahan menjalani kehidupan sehari-hari.
Wujud Kepedulian untuk Lansia yang Membutuhkan
Melalui program bantuan sembako ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat rentan, khususnya lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi maupun kondisi kesehatan.
Kisah Ibu Indun dan Ibu Asih menunjukkan bahwa masih banyak lansia yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari sesama. Bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menyelesaikan seluruh kesulitan yang mereka hadapi, namun diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari.
Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mendukung program kemanusiaan ini. Berkat kepedulian bersama, bantuan dapat terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan mereka.
Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat dan menjadi pengingat bahwa kepedulian sekecil apa pun dapat membawa manfaat bagi sesama.

