Senin, 9 Maret 2026. Pukul 18 : 33 WIB

( Dokumentasi : Proses pencarian korban longsoran sampah di TPST Bantargebang, foto bersumber dari situs nuoline )
Bantargebang, bekasi – Siang yang awalnya berjalan seperti biasa di kawasan Bantargebang berubah menjadi situasi darurat dalam hitungan menit. Gunungan sampah raksasa di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang tiba-tiba runtuh, menimbun area aktivitas warga dan pekerja di sekitarnya.
Peristiwa yang terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026 dan masih ditangani hingga 9 Maret 2026 ini menjadi salah satu insiden serius yang kembali menyoroti risiko di kawasan pengolahan sampah terbesar di Indonesia.
Kronologi Singkat Kejadian
Longsor terjadi di Zona 4 TPST Bantargebang, Kota Bekasi, sekitar pukul 14.30 WIB ketika sejumlah truk sedang mengantre untuk membuang muatan sampah. Tiba-tiba gunungan sampah yang sangat besar runtuh dan meluncur ke area di bawahnya.
Cuaca dengan hujan deras sebelumnya diduga membuat tumpukan sampah menjadi tidak stabil sehingga memicu longsoran besar.
Material sampah yang longsor menimbun kendaraan, warung kecil, serta orang-orang yang berada di sekitar lokasi.
Dampak Kerusakan di Lokasi

( Dokumentasi : TPA Bantargebang Longsor: 6 Korban Tewas, Truk Sampah dan Warung Tertimbun Material, foto bersumber dari situs hariandisway )
Longsoran sampah tidak hanya menutup area pembuangan, tetapi juga merusak sejumlah fasilitas di sekitar lokasi kejadian.
Beberapa dampak yang dilaporkan antara lain:
- Beberapa truk sampah tertimbun material longsor di area kerja.
- Warung dan bangunan sederhana di sekitar lokasi ikut tertimbun oleh runtuhan sampah.
- Aktivitas di zona tersebut terhenti sementara karena kondisi tanah dan tumpukan sampah masih tidak stabil.
TPST Bantargebang sendiri merupakan salah satu fasilitas pengolahan sampah terbesar di kawasan Jabodetabek yang menerima sekitar 6.500–7.000 ton sampah setiap hari.
Korban Jiwa dan Warga Terdampak
Bencana ini menimbulkan korban jiwa serta sejumlah orang yang sempat terjebak di lokasi.
Data sementara dari proses evakuasi menyebutkan:
- 6 orang meninggal dunia akibat tertimbun longsoran sampah.
- Beberapa korban lainnya sempat dilaporkan hilang dan masih dalam proses pencarian saat evakuasi berlangsung.
- Beberapa orang berhasil selamat dan mendapatkan perawatan medis.
Korban diketahui berasal dari berbagai aktivitas di lokasi, seperti sopir truk, pemulung, dan pedagang kecil yang sehari-hari bekerja di sekitar kawasan pembuangan sampah tersebut.
Harapan untuk Pemulihan dan Perbaikan

( Dokumentasi : Sampah di TPST Bantargebang, Bekasi longsor dan menewaskan 6 orang, foto bersumber dari situs Antara )
Peristiwa longsor di Bantargebang menjadi pengingat bahwa pengelolaan sampah dan keamanan lingkungan kerja di kawasan tersebut memerlukan perhatian serius. Para ahli lingkungan juga menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh agar risiko serupa tidak terulang di masa depan.
Saat ini masyarakat berharap proses evakuasi berjalan lancar dan situasi di lokasi dapat segera stabil.
Doa dan harapan terbaik menyertai seluruh keluarga korban serta warga yang terdampak. Semoga kondisi segera membaik, pemulihan dapat berlangsung dengan cepat, dan langkah penanganan dari pemerintah dapat memperkuat sistem pengelolaan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

