Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Buol, Puluhan Rumah Rusak dan Fasilitas RSUD Terdampak

Selasa, 14 Juli 2026. Pukul 12 : 35 WIB

BPBD pastikan gempa magnitudo 5,4 di Buol tak berpotensi tsunami

( Dokumentasi : Kendaraan rusak tertimpa bangunan akibat gempa bumi dengan magnitudo 5,4 mengguncang Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Minggu (12/7/2026) malam, Minggu (12/7). Foto bersumber dari situs Antara/BPBD )

Buol, Sulawesi Tengah – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 5,4 mengguncang Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, pada Minggu malam, 12 Juli 2026, pukul 21.46 WITA. Berdasarkan analisis BMKG, gempa ini merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi dengan pusat gempa berada sekitar 37 kilometer timur laut Buol dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Masyarakat sempat berhamburan keluar rumah karena guncangan terasa cukup kuat di sejumlah wilayah.

Hingga proses pendataan yang dilakukan BPBD Kabupaten Buol, tercatat 75 unit rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat. Tim Reaksi Cepat (TRC) masih terus melakukan asesmen sehingga jumlah bangunan terdampak masih berpotensi bertambah.

Selain permukiman warga, beberapa fasilitas umum juga mengalami kerusakan, di antaranya sebagian ruang perawatan RSUD Buol, Kantor Mal Pelayanan Publik, Kantor Inspektorat, serta beberapa bangunan usaha dan rumah warga di wilayah Leok II, Kelurahan Kali, dan Lingkungan Bundo. Kerusakan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk segera dilakukan penanganan agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Bangunan rusak akiba gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,4 di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

( Dokumentasi : Bangunan rusak akiba gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,4 di Kabupaten Buol. Foto bersumber dari situs Detik )

Dari sisi korban jiwa, BPBD melaporkan satu orang meninggal dunia, yakni seorang pasien yang sedang menjalani perawatan di RSUD Buol. Korban diduga mengalami serangan jantung yang dipicu kepanikan saat gempa berlangsung. Hingga saat ini belum terdapat laporan resmi mengenai korban luka akibat runtuhan bangunan.

Pascagempa, situasi di Kabupaten Buol dilaporkan mulai berangsur kondusif. Sebagian warga yang sempat mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing, meskipun pemerintah dan BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan turut berduka cita atas musibah gempa bumi yang menimpa masyarakat Kabupaten Buol. Semoga keluarga yang kehilangan orang tercinta diberikan ketabahan dan kekuatan, sementara seluruh warga yang terdampak diberikan keselamatan, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalani proses pemulihan. Harapan kami, upaya penanganan dan rehabilitasi dapat berjalan lancar sehingga masyarakat Buol dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas seperti sediakala.