Dukungan Anak Terbatas, Ibu Siti dan Ibu Nani Tetap Berjuang di Usia Senja

Sabtu, 19 September 2026. Pukul 15 : 11 WIB 

Memasuki usia lanjut, kebutuhan hidup tetap harus dipenuhi. Bagi sebagian lansia, keterbatasan dukungan keluarga dan kondisi kesehatan membuat mereka masih harus bekerja dengan kemampuan yang dimiliki.

Hal tersebut dialami oleh Ibu Siti Wahyuningsih, 60 tahun, dan Ibu Nani Maryati, 68 tahun, dua lansia di Bogor yang menjalani kehidupan dengan kondisi keluarga dan kesehatan yang terbatas.

Pada Kamis, 17 September 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyerahkan bantuan sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Ibu Siti Tetap Menjadi Kader RT di Usia 60 Tahun

Siti Wahyuningsih, 60 tahun, sudah tidak memiliki suami. Dari tiga anak yang dimiliki, satu anak masih tinggal bersamanya, sementara dua anak lainnya jarang memberikan bantuan.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, Ibu Siti tetap menjalankan aktivitas sebagai kader RT. Dari kegiatan tersebut, ia mendapatkan upah yang minim.

Di usia 60 tahun, Ibu Siti masih berusaha melakukan aktivitas yang dapat dijalankannya untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Kehadiran satu anak yang tinggal bersamanya menjadi bagian penting dalam kesehariannya, sementara dukungan dari dua anak lainnya masih terbatas.

Ibu Nani Tetap Mengurut Meski Tak Bisa Mendengar

Sementara itu, Nani Maryati, 68 tahun, mengalami kondisi tidak dapat mendengar dan kini tinggal bersama cucunya.

Ibu Nani memiliki lima anak, tetapi hanya satu yang cukup sering membantu, terutama untuk kebutuhan makan. Dengan dukungan yang terbatas tersebut, Ibu Nani tetap berusaha mendapatkan pemasukan sendiri.

Ia bekerja sebagai tukang urut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Di tengah keterbatasan pendengarannya, Ibu Nani tetap menjalani pekerjaan tersebut sesuai kemampuannya agar dapat terus memenuhi kebutuhan hidup bersama cucunya.

Bantuan Sembako untuk Meringankan Kebutuhan

Sebagai bentuk kepedulian, Yayasan Amal Peduli Nusantara memberikan paket sembako kepada para penerima manfaat.

Paket bantuan yang diberikan berisi:

  • Beras 5 Kg
  • Minyak 2 Liter
  • Mie instan 20 bungkus
  • Telur 1 Kg
  • Garam 500 gram
  • Sarden 1 kaleng
  • Susu kental manis 1 kaleng
  • Biskuit Regal 3 pack

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan makanan dan bahan pokok sehari-hari bagi Ibu Siti dan Ibu Nani.

Ibu Siti tetap berusaha menjalankan tugas sebagai kader RT dengan penghasilan terbatas setelah kehilangan suami, sementara Ibu Nani masih menjadi tukang urut meski mengalami gangguan pendengaran dan hanya mendapat bantuan makan dari salah satu anaknya.

Keduanya menjalani hari-hari dengan kondisi yang berbeda, namun sama-sama masih berusaha memenuhi kebutuhan hidup dengan kemampuan yang mereka miliki.

Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan kebutuhan Ibu Siti Wahyuningsih dan Ibu Nani Maryati. Semoga keduanya senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan di usia senja.