Kamis, 6 Agustus 2026. Pukul 19 : 11 WIB
Api Diduga Berasal dari Obat Nyamuk Bakar, Rumah Hangus dalam Hitungan Menit

( Dokumentasi : Kebakaran di Dusun Tondopi, Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis (6/8/2026) dini hari. Foto bersumber dari situs IDNTimes )
Tondopi, Sulteng – Suasana duka menyelimuti Dusun Tondopi, Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, setelah sebuah kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah warga pada Kamis dini hari, 6 Agustus 2026, sekitar pukul 03.00 WITA. Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia, terdiri dari seorang ibu dan empat anaknya yang masih berusia antara 2 hingga 12 tahun.
Berdasarkan keterangan kepolisian, api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang dinyalakan sebelum keluarga tersebut beristirahat. Saat kobaran api mulai membesar, penghuni rumah berusaha menyelamatkan diri. Namun, api dengan cepat merambat ke seluruh bagian rumah sehingga sebagian penghuni tidak sempat keluar. Dugaan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.
Lima Korban Meninggal, Tiga Anggota Keluarga Selamat
Menurut hasil penyelidikan awal, sang ayah terbangun setelah melihat kobaran api di dalam rumah. Ia berusaha membangunkan istrinya dan mencari jalan keluar, tetapi pintu kamar telah dilalap api. Dengan menjebol dinding rumah, ia berhasil menyelamatkan diri. Sayangnya, sang istri bersama keempat anak mereka terjebak di dalam rumah dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Tiga anggota keluarga lainnya berhasil selamat.

( Dokumentasi : Kebakaran rumah mengakibatkan ibu dan empat anaknya meninggal di Bombana. Foto bersumber dari situs Detik. )
Selain menelan korban jiwa, kebakaran tersebut juga menghanguskan seluruh bangunan rumah beserta harta benda milik keluarga korban.
Dampak Kejadian
| Dampak | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi | Dusun Tondopi, Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara |
| Waktu kejadian | Kamis, 6 Agustus 2026, sekitar pukul 03.00 WITA |
| Rumah terbakar | 1 unit rumah hangus terbakar |
| Korban meninggal | 5 orang (1 ibu dan 4 anak) |
| Korban selamat | 3 orang |
| Rumah rusak | 1 unit rusak total |
| Dugaan penyebab | Obat nyamuk bakar (masih dalam penyelidikan) |
Proses Penanganan
Petugas kepolisian bersama unsur terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi para korban, serta mengumpulkan barang bukti guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Pemerintah daerah juga melakukan pendataan terhadap kerugian dan memberikan pendampingan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Harapan dan Doa
Musibah ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah, terutama saat menggunakan sumber api di malam hari.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi duka yang mendalam. Harapannya, proses penanganan dan penyelidikan dapat berjalan dengan baik, serta upaya edukasi dan pencegahan kebakaran terus diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.

