Dua Lansia, Dua Perjuangan untuk Bertahan di Hari Tua

Kamis, 27 Agustus 2026. Pukul 12 : 39 WIB

Di usia lanjut, keterbatasan kesehatan membuat Ibu Nur tidak lagi mampu bekerja. Sementara Pak Dakri masih harus menarik becak untuk memenuhi kebutuhan hidup setelah kehilangan istrinya.

Pada Senin, 24 Agustus 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di Jl. Kampung Janis, RT/RW 016/014, Kertajaya, Penjaringan.

Bantuan diberikan kepada Ibu Nur C., lansia berusia 70 tahun, dan Bapak Dakri, lansia berusia 64 tahun.

Ibu Nur Kini Hanya Mengandalkan Bantuan Warga

Ibu Nur C., 70 tahun, hidup sebatang kara. Saat masih sehat, ia bekerja sebagai pemulung untuk mendapatkan penghasilan.

Namun, sejak mengalami sakit, Ibu Nur sudah tidak dapat melakukan banyak aktivitas. Kini, kebutuhan sehari-harinya lebih banyak bergantung pada bantuan warga sekitar.

Ibu Nur juga mendapat tempat tinggal dari seseorang yang peduli dan bersedia membantunya. Ia pernah memiliki anak asuh yang kini sudah dewasa, tetapi hubungan tersebut sudah tidak berjalan seperti sebelumnya dan anak asuhnya tidak lagi memberikan perhatian kepada Ibu Nur.

Dalam kondisi kesehatan yang terbatas dan tanpa penghasilan tetap, kepedulian warga menjadi salah satu hal yang membantu Ibu Nur menjalani kesehariannya.

Pak Dakri Masih Menarik Becak di Usia 64 Tahun

Sementara itu, Bapak Dakri, 64 tahun, telah kehilangan istrinya.

Ia memiliki dua anak, namun keduanya tidak memberikan bantuan untuk kebutuhan sehari-hari. Karena itu, Pak Dakri masih bekerja sebagai tukang becak untuk mendapatkan penghasilan.

Di usia yang sudah lanjut, pekerjaan tersebut tetap dijalani untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Bantuan Sembako dan Pampers

Paket bantuan yang disalurkan terdiri dari:

  • Beras 5 kilogram
  • Minyak goreng 2 liter
  • Mie instan 20 bungkus
  • Telur 1 kilogram
  • Garam 400 gram
  • Sarden 1 kaleng
  • Susu kental manis 1 kaleng
  • Biskuit Regal 3 pack
  • Tambahan Pampers 32 pcs untuk Ibu nur

Bantuan bahan pangan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, sementara pampers diberikan untuk membantu kebutuhan Ibu Nur dalam menjalani aktivitas dengan kondisi kesehatan yang terbatas.

Sedikit Meringankan Kebutuhan di Hari Tua

Kisah Ibu Nur dan Pak Dakri memperlihatkan dua kondisi berbeda yang dihadapi lansia dalam menjalani kehidupan.

Ibu Nur yang sebelumnya masih bekerja sebagai pemulung kini tidak lagi dapat beraktivitas karena sakit dan mengandalkan kepedulian warga. Sementara Pak Dakri masih berusaha bekerja dengan menarik becak meskipun usianya sudah lanjut dan harus menjalani hidup setelah kehilangan istri.

Melalui bantuan ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap kebutuhan sehari-hari keduanya dapat sedikit terbantu.

Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi Ibu Nur dan Pak Dakri, membantu memenuhi kebutuhan pangan, serta memberikan sedikit kemudahan dalam menjalani hari-hari mereka. Semoga keduanya senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan perhatian dari orang-orang di sekitarnya.