Sabtu, 3 Oktober 2026. Pukul 18 : 21 WIB

( Dokumentasi : Empat rumah warga yang berdempetan di Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ludes terbakar, Kamis (1/10/2026). Foto bersumber dari situs Beritasatu )
Empat Rumah di Malino Gowa Hangus Terbakar, Satu Rumah di Kota Bima Juga Dilalap Api
Gowa, Sulawesi Selatan dan Kota Bima, Nusa Tenggara Barat — 1 Oktober 2026. Dua peristiwa kebakaran rumah terjadi di wilayah berbeda pada Kamis, 1 Oktober 2026. Di Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, kebakaran menghanguskan empat rumah semi permanen. Pada hari yang sama, kebakaran juga terjadi di Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba, Kota Bima, yang menyebabkan satu rumah terbakar dan sejumlah warga terdampak.
Di Malino, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.05 WITA di kawasan Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Malino. Api dengan cepat membesar karena bangunan rumah yang saling berdekatan. Empat rumah milik Haji Mariama, Yunus Dalbo, Haji Mumang, dan Haji Sale Nai dilaporkan hangus terbakar. Warga bersama Babinsa, personel TNI, serta petugas pemadam kebakaran berusaha mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain.
Proses pemadaman dilakukan secara bertahap. Kendaraan pemadam dari wilayah Malino dan Buluttana lebih dahulu membantu penanganan, kemudian diperkuat kendaraan pemadam dari Secata XIV/Sultan Hasanuddin dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gowa. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.20 WITA.

( Dokumentasi : Petugas dan warga berkibaku padamkkan Empat Rumah Terbakar di Malino, Kamis, 1 Oktober 2026. Foto bersumber dari situs RRI )
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, empat rumah mengalami kerusakan akibat terbakar dan kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta. Mengenai penyebab kebakaran, laporan awal menyebut dugaan korsleting listrik, sementara laporan lain menyebut adanya dugaan masalah saat memasak. Karena itu, penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Sementara itu, kebakaran juga terjadi pada pagi hari di Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba, Kota Bima. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.10 WITA dan menghanguskan satu rumah semi permanen berukuran sekitar 4 x 6 meter milik warga bernama Suhardin. Sebelum kejadian, penghuni rumah dilaporkan sedang membakar sampah di bagian belakang rumah. Api kemudian membesar dan menjalar ke bangunan rumah.
Warga sekitar berusaha membantu memadamkan api menggunakan peralatan yang tersedia sebelum penanganan lebih lanjut dilakukan. Berdasarkan data resmi SiAGA NTB, kejadian di Rabangodu Selatan berdampak terhadap 8 orang dan tercatat dua rumah terdampak, terdiri dari satu rumah rusak berat dan satu rumah rusak sedang. Tidak terdapat data korban meninggal maupun korban luka yang tercatat dalam laporan tersebut..

( Dokumentasi : Empat rumah warga yang berdempetan di Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ludes terbakar, Kamis (1/10/2026). Foto bersumber dari situs Oborbangsa )
Dua kejadian kebakaran tersebut sama-sama menyebabkan kerusakan tempat tinggal warga, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa. Peristiwa di Malino menghanguskan empat rumah dengan kerugian materi sekitar Rp500 juta, sedangkan di Rabangodu Selatan satu rumah semi permanen terbakar dan satu rumah lainnya turut terdampak.
Yayasan Amal Peduli Nusantara turut prihatin atas musibah yang dialami warga di Malino, Kabupaten Gowa, dan Rabangodu Selatan, Kota Bima. Kami turut sedih melihat rumah-rumah warga mengalami kerusakan akibat kebakaran dan aktivitas masyarakat ikut terganggu. Semoga warga yang terdampak diberikan kekuatan dan keselamatan, serta dapat segera mendapatkan tempat tinggal dan kondisi yang kembali aman.

