Sabtu, 22 Agustus 2026. Pukul 15 : 03 WIB
Memasuki usia lanjut, kebutuhan hidup tetap harus dipenuhi. Ibu Linah masih bekerja sebagai kuli cuci di usia 73 tahun, sementara Ibu Yati menjalani kehidupan sederhana bersama suami yang bekerja serabutan.
Pada Jumat, 21 Agustus 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas, yaitu Ibu Linah dan Ibu Yati.
Ibu Linah Masih Bekerja di Usia 73 Tahun


Ibu Linah, 73 tahun, telah kehilangan suami dan salah satu anaknya.
Dari empat anak yang dimiliki, tiga lainnya sudah berkeluarga. Anak-anaknya masih berusaha membantu kebutuhan Ibu Linah, namun bantuan yang diberikan hanya sebatas kemampuan dan tidak selalu dapat memenuhi seluruh kebutuhan.
Di usia yang sudah lanjut, Ibu Linah masih bekerja sebagai kuli cuci untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
Ibu Linah juga tinggal bersama salah satu cucunya. Sang cucu turut membantu kebutuhan rumah tangga, salah satunya dengan ikut membayar biaya listrik.
Meski usia sudah tidak muda, Ibu Linah tetap berusaha melakukan pekerjaan yang masih mampu ia jalankan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ibu Yati Hidup dengan Penghasilan Suami yang Terbatas


Sementara itu, Ibu Yati, 62 tahun, masih tinggal bersama suaminya yang bekerja serabutan.
Penghasilan suaminya sekitar Rp50.000–Rp60.000 per hari, namun jumlah tersebut tidak selalu dapat diperoleh secara tetap karena bergantung pada pekerjaan yang tersedia.
Ibu Yati memiliki lima anak. Dua anak tinggal di kampung, sedangkan tiga lainnya berada di Jakarta. Anak-anak yang berada di Jakarta masih berusaha membantu kebutuhan orang tuanya sesuai kemampuan.
Namun, dengan penghasilan keluarga yang terbatas, kebutuhan sehari-hari tetap harus disesuaikan dengan kondisi pemasukan.
Bantuan Sembako untuk Kebutuhan Sehari-hari

Untuk paket bantuan yang diberikan terdiri dari:
- Beras 5 kilogram
- Minyak goreng 1,8 liter
- Mie instan 20 bungkus
- Telur 1 kilogram
- Garam 500 gram
- Sarden 1 kaleng
- Susu kental manis 1 kaleng
- Biskuit Regal 3 pack
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian untuk membantu meringankan kebutuhan pangan kedua keluarga.
Membantu Meringankan Kebutuhan Pangan
Kondisi Ibu Linah dan Ibu Yati menggambarkan bagaimana sebagian lansia masih harus menghadapi keterbatasan ekonomi di usia lanjut.
Ibu Linah tetap bekerja sebagai kuli cuci meski usianya telah 73 tahun. Sementara Ibu Yati bersama suaminya harus menjalani kehidupan dengan penghasilan yang bergantung pada pekerjaan serabutan.
Melalui bantuan sembako ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap kebutuhan pangan sehari-hari kedua keluarga dapat sedikit terbantu.
Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi Ibu Linah, Ibu Yati, dan keluarga. Semoga keduanya senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan di usia lanjut.

