Di Usia 23 Tahun, Delvi Membutuhkan Perawatan di Tengah Keterbatasan Keluarga

Senin, 10 Agustus 2026. Pukul 11 : 29 WIB

Merawat anggota keluarga dengan disabilitas membutuhkan perhatian dan kebutuhan yang tidak sedikit. Ketika orang tua yang merawat juga sudah memasuki usia lanjut dan memiliki penghasilan terbatas, dukungan dari lingkungan sekitar menjadi sangat berarti.

Pada Jumat, 7 Agustus 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako dan pampers kepada Delvi Triawan, pemuda berusia 23 tahun yang merupakan penyandang disabilitas akibat polio.

Delvi tinggal di Jl. Tembok Bolong, RT/RW 011/012, Muara Angke, bersama kedua orang tuanya yang kini telah memasuki usia lanjut.

Isi Bantuan Sembako dan Pampers

Paket bantuan khusus yang diberikan kepada Delvi terdiri dari:

  • Beras 5 kilogram
  • Minyak goreng 2 liter
  • Mie instan 20 bungkus
  • Telur 1 kilogram
  • Garam 500 gram
  • Sarden 1 kaleng
  • Susu kental manis 1 kaleng
  • Biskuit Regal 3 pack
  • Pampers 32 pcs

Delvi, Pemuda Penyandang Polio yang Dirawat Orang Tua Lansia

Delvi merupakan pemuda berusia 23 tahun yang mengalami polio dan membutuhkan perhatian serta perawatan dari keluarga.

Dalam kesehariannya, Delvi masih bergantung pada dukungan kedua orang tuanya. Namun, kedua orang tuanya kini sudah memasuki usia lanjut. Kondisi tersebut membuat kemampuan keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari menjadi terbatas.

Sang ayah saat ini tidak bekerja. Sementara itu, ibunya berusaha mendapatkan penghasilan dengan berjualan es batu rumahan. Penghasilan dari usaha tersebut masih minim dan harus digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan keluarga, termasuk kebutuhan Delvi.

Kondisi ini membuat keluarga harus menjalani kehidupan dengan penuh keterbatasan. Meski demikian, kedua orang tua Delvi tetap berusaha merawat dan memenuhi kebutuhan anaknya sesuai kemampuan yang mereka miliki.

Bantuan untuk Meringankan Kebutuhan Sehari-hari

Melalui bantuan sembako dan pampers ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan Delvi dan keluarganya.

Bantuan kebutuhan pokok diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran keluarga, terutama ketika penghasilan yang diperoleh setiap hari masih sangat terbatas.

Kisah Delvi juga menunjukkan bahwa dukungan terhadap penyandang disabilitas tidak hanya dibutuhkan oleh mereka yang menerima perawatan, tetapi juga oleh keluarga yang setiap hari mendampingi dan memenuhi kebutuhan mereka.

Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terus mendukung program kemanusiaan. Berkat kepedulian bersama, bantuan dapat terus disalurkan kepada penyandang disabilitas, lansia, serta keluarga prasejahtera yang membutuhkan.

Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan Delvi dan keluarganya, serta semoga Delvi dan kedua orang tuanya senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.