Selasa, 30 Juni 2026. Pukul 18 : 21 WIB
Di balik usia yang semakin lanjut, masih banyak lansia yang harus menghadapi kehilangan, keterbatasan ekonomi, dan kondisi kesehatan yang menurun. Meski demikian, mereka tetap berusaha menjalani kehidupan dengan penuh ketabahan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, Yayasan Amal Peduli Nusantara kembali menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di wilayah Salembaran.
Program ini menjadi bagian dari upaya yayasan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok para lansia yang hidup dalam kondisi ekonomi yang terbatas.
Isi Bantuan Sembako

Paket bantuan yang disalurkan terdiri dari:
- Beras
- Minyak goreng
- Mie instan
- Sarden
- Susu kental manis
- Telur
- Garam
- Biskuit Regal
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari para penerima manfaat.
Jenih (67 Tahun), Tetap Bekerja Meski Mengidap Diabetes dan Darah Tinggi


Salah satu penerima bantuan adalah Ibu Jenih, lansia berusia 67 tahun yang telah kehilangan suami dan dua orang anaknya.
Saat ini, Ibu Jenih tinggal bersama cucunya yang masih bersekolah. Mereka tinggal dengan menumpang di atas tanah milik Ketua RT setempat karena belum memiliki tempat tinggal sendiri.
Meski usianya sudah lanjut dan mengalami diabetes serta tekanan darah tinggi, Ibu Jenih tetap bekerja sebagai tukang membersihkan kuali untuk mendapatkan penghasilan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Perjuangan tersebut menunjukkan semangatnya untuk tetap bertahan meskipun kondisi kesehatan dan ekonomi yang dihadapi tidak mudah.
Sopiah (87 Tahun), Menjalani Hari Tua Setelah Kehilangan Banyak Anggota Keluarga


Bantuan juga diberikan kepada Ibu Sopiah, lansia berusia 87 tahun yang telah ditinggal oleh suaminya dan lima orang anaknya.
Dari empat anak yang masih hidup, satu mengalami gangguan jiwa, satu hanya datang berkunjung sekitar satu kali dalam setahun, sementara dua anak lainnya dan seorang cucu membantu sesuai kemampuan mereka.
Dengan kondisi tersebut, kebutuhan sehari-hari Ibu Sopiah masih bergantung pada bantuan keluarga yang jumlahnya terbatas. Di usia yang sudah sangat lanjut, beliau menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran di tengah berbagai kehilangan yang dialami.
Kepedulian untuk Lansia yang Membutuhkan
Melalui kegiatan penyaluran bantuan ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari para lansia yang hidup dalam keterbatasan.
Kisah Ibu Jenih dan Ibu Sopiah menjadi pengingat bahwa masih banyak lansia yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari masyarakat. Bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menghapus seluruh kesulitan yang mereka hadapi, tetapi diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan membantu memenuhi kebutuhan pokok mereka.
Yayasan Amal Peduli Nusantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan dukungannya dalam program kemanusiaan ini. Berkat kepedulian bersama, bantuan dapat terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan hidup Ibu Jenih dan Ibu Sopiah serta menjadi pengingat bahwa kepedulian sekecil apa pun dapat membawa harapan bagi mereka yang sedang berjuang di masa tua.

