Kamis, 1 Oktober 2026. Pukul 12 : 39 WIB
Di usia lanjut, kebutuhan hidup tetap harus dipenuhi. Sebagian masih harus bekerja dengan penghasilan sederhana, sementara tanggung jawab keluarga juga terus berjalan. Kondisi tersebut dialami oleh M. Yusuf dan Sinah yang tetap berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan kemampuan yang mereka miliki.
Pada Selasa, 29 September 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyalurkan bantuan sembako kepada dua lansia di Bogor.
Bantuan diberikan kepada M. Yusuf, berusia 78 tahun, dan Sinah, berusia 57 tahun. Keduanya masih berusaha mendapatkan penghasilan meski menghadapi keterbatasan ekonomi dan dukungan keluarga.
M. Yusuf Tetap Menjaga Parkiran di Usia 78 Tahun


M. Yusuf, 78 tahun, sudah lama kehilangan istrinya.
Ia memiliki empat anak yang semuanya telah berumah tangga. Namun, anak-anaknya tidak terlalu banyak memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Untuk mendapatkan pemasukan, M. Yusuf masih bekerja sebagai penjaga parkiran. Dari pekerjaan tersebut, ia memperoleh sekitar Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per hari.
Meski sudah memasuki usia lanjut, pekerjaan tersebut tetap dijalani untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Sinah Tetap Berjualan Tisu Sambil Mengurus Keluarga


Sementara itu, Sinah, 57 tahun, juga sudah tidak memiliki suami.
Ia memiliki tujuh anak. Lima anak telah berumah tangga, satu anak masih bersekolah, dan satu anak lainnya mengalami Down syndrome sehingga membutuhkan perhatian dan pendampingan keluarga.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, Sinah berjualan tisu di dekat jalan tol. Penghasilan dari usaha tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan keluarga.
Anak-anaknya yang sudah dewasa masih sesekali memberikan bantuan dan uang jajan sesuai kemampuan mereka. Namun, dengan jumlah anggota keluarga yang harus dipenuhi kebutuhannya, kondisi ekonomi Sinah tetap terbatas.
Di tengah tanggung jawab tersebut, Sinah tetap berusaha mencari penghasilan sekaligus mendampingi anaknya yang membutuhkan perhatian khusus.
Bantuan Sembako untuk Meringankan Kebutuhan

Untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok keduanya, Yayasan Amal Peduli Nusantara memberikan paket sembako yang terdiri dari:
- Beras 5 Kg
- Minyak 2 Liter
- Mie instan 20 bungkus
- Telur 1 Kg
- Garam 400 gram
- Sarden 1 kaleng
- Susu kental manis 1 kaleng
- Biskuit Regal 3 pack
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dan sedikit mengurangi beban pengeluaran keluarga.
M. Yusuf masih menjaga parkiran dengan penghasilan sekitar Rp20–30 ribu sehari setelah kehilangan istri dan minimnya bantuan dari anak-anak yang sudah berkeluarga. Sementara Sinah tetap berjualan tisu di dekat jalan tol sambil mengurus keluarga, termasuk satu anak yang mengalami Down syndrome.
Keduanya masih berusaha memenuhi kebutuhan hidup dengan pekerjaan yang dapat mereka jalankan di tengah kondisi ekonomi yang terbatas.
Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi M. Yusuf dan Sinah beserta keluarga. Semoga keduanya senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

