Selasa, 15 September 2026. Pukul 12 : 36 WIB
Bagi sebagian orang, usia lanjut menjadi masa untuk mengurangi aktivitas dan menikmati waktu bersama keluarga. Namun bagi sebagian lansia lainnya, kebutuhan sehari-hari tetap membuat mereka harus berjuang dengan kondisi yang serba terbatas.
Kondisi tersebut dialami oleh Bapak Taryudi Bin Sartam dan Ibu Sri Hastuti, dua lansia di kawasan Pondok Aren yang menjalani kehidupan dengan keterbatasan ekonomi dan dukungan keluarga yang terbatas.
Pada Senin, 14 September 2026, tim relawan Yayasan Amal Peduli Nusantara menyerahkan bantuan sembako kepada keduanya untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Bapak Taryudi Masih Memulung Bersama Istri


Bapak Taryudi Bin Sartam, 61 tahun, tinggal bersama istrinya di area pemulung. Sehari-hari, keduanya masih menjalani aktivitas dengan memulung bersama untuk mendapatkan penghasilan.
Dengan pekerjaan tersebut, mereka berusaha memenuhi kebutuhan hidup semampunya. Namun kondisi ekonomi keluarga tetap terbatas, terlebih kedua anak mereka disebut jarang mengunjungi dan jarang memberikan bantuan.
Karena itu, Bapak Taryudi dan istrinya lebih banyak mengandalkan hasil memulung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di usia yang sudah tidak muda lagi, Bapak Taryudi masih harus turun mencari barang bekas bersama istrinya agar dapat terus bertahan.
Ibu Sri Tinggal Seorang Diri dan Sering Berutang untuk Makan


Sementara itu, Sri Hastuti, 68 tahun, menjalani kehidupan seorang diri setelah suaminya meninggal dunia.
Ibu Sri memiliki dua anak. Salah satunya tinggal jauh dan tidak memberikan bantuan, sementara anak lainnya masih membantu membayar kebutuhan kontrakan.
Untuk kebutuhan makan sehari-hari, Ibu Sri terkadang harus berutang di warung. Kondisi tersebut menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ketika tidak memiliki cukup uang untuk membeli makanan.
Hidup seorang diri dengan penghasilan dan dukungan yang terbatas membuat Ibu Sri harus menjalani hari-harinya dengan sangat sederhana.
Bantuan Sembako untuk Meringankan Kebutuhan

Melihat kondisi kedua lansia tersebut, Yayasan Amal Peduli Nusantara memberikan paket sembako yang berisi berbagai kebutuhan pokok.
Setiap paket bantuan terdiri dari:
- Beras 5 Kg
- Minyak 2 Liter
- Mie instan 20 bungkus
- Telur 1 Kg
- Garam 500 gram
- Sarden 1 kaleng
- Susu kental manis 1 kaleng
- Biskuit Regal 3 pack
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan makanan dan bahan pokok keluarga Bapak Taryudi serta Ibu Sri, sekaligus sedikit mengurangi beban pengeluaran sehari-hari.
Bapak Taryudi masih memulung bersama istrinya di usia 61 tahun, sementara dukungan dari kedua anak mereka sangat terbatas. Di sisi lain, Ibu Sri harus menjalani kehidupan seorang diri setelah kehilangan suami dan terkadang berutang di warung untuk memenuhi kebutuhan makan.
Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi keduanya. Semoga Bapak Taryudi dan Ibu Sri selalu diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan di usia senja.

