Cuaca Ekstrem Hantam Medan, 170 Rumah Rusak dan 630 Warga Terdampak

Kamis, 20 Agustus 2026. Pukul 11 : 32 WIB

170 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Medan

( Dokumentasi : Rumah rusak akibat cuaca ekstrem melanda Kota Medan pada Selasa (18/8) malam. Foto bersumber dari situs Antara )

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Warga di 8 Kecamatan

MEDAN, SUMATERA UTARA — Hujan deras yang disertai angin kencang melanda Kota Medan, Sumatera Utara, pada Selasa malam, 18 Agustus 2026. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dan pohon tumbang di beberapa lokasi.

Dampaknya ternyata cukup luas. Berdasarkan pemutakhiran data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, sedikitnya 170 rumah mengalami kerusakan dan 197 kepala keluarga atau sekitar 630 jiwa terdampak.

Kerusakan tersebar di 14 kelurahan yang berada di delapan kecamatan di Kota Medan.

Hujan Deras dan Angin Kencang Datang Bersamaan

Cuaca ekstrem terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Hujan deras disertai angin kencang membuat sejumlah pohon tumbang dan menyebabkan kerusakan pada rumah warga.

Salah satu kejadian dilaporkan terjadi di kawasan Jalan HM Said, ketika pohon tumbang membuat sebuah kendaraan terjebak. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah ruas jalan lainnya sehingga petugas harus melakukan penanganan di lapangan.

Portal informasi cuaca ekstrem BMKG mencatat kejadian di Kota Medan berupa angin kencang, hujan lebat, banjir/genangan, pohon tumbang, serta gangguan transportasi pada malam 18 Agustus.

170 Rumah Mengalami Kerusakan

115 Unit Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Medan

( Dokumentasi : Rumah mengalami rusak akibat cuaca ekstrem di Kota Medan. Foto bersumber dari situs Afu )

Setelah melakukan pendataan dan pemutakhiran di lapangan, BPBD Kota Medan mencatat 170 rumah mengalami kerusakan.

Rinciannya:

  • 145 rumah rusak ringan
  • 19 rumah rusak sedang
  • 6 rumah rusak berat

Selain rumah warga, dua fasilitas umum atau rumah ibadah juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

Kerusakan paling banyak tercatat di Kecamatan Medan Johor, khususnya Kelurahan Suka Maju. Di wilayah tersebut, 56 rumah mengalami kerusakan ringan, lima rumah rusak sedang, dan dua rumah rusak berat.

Sementara di Kelurahan Harjo Sari II, Kecamatan Medan Amplas, tercatat 39 rumah rusak ringan, sembilan rumah rusak sedang, dan dua rumah rusak berat.

197 KK atau Sekitar 630 Jiwa Terdampak

Cuaca ekstrem tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan bangunan.

BPBD Medan mencatat sedikitnya 197 kepala keluarga atau sekitar 630 jiwa terdampak. Pendataan terhadap warga terdampak terus dilakukan bersamaan dengan penanganan kerusakan di lapangan.

Hingga pemutakhiran data yang diberitakan pada 20 Agustus, tidak terdapat laporan korban meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

Tersebar di 8 Kecamatan

Kerusakan akibat cuaca ekstrem tersebar cukup luas, meliputi:

  1. Medan Sunggal
  2. Medan Denai
  3. Medan Amplas
  4. Medan Barat
  5. Medan Johor
  6. Medan Perjuangan
  7. Medan Timur
  8. Medan Helvetia

Petugas Bergerak Menangani Dampak

Setelah kejadian, BPBD Kota Medan bersama unsur terkait melakukan pendataan terhadap rumah dan warga yang terdampak. Penanganan pohon tumbang juga dilakukan untuk membersihkan akses jalan dan mengurangi risiko gangguan lanjutan.

Pendataan penting dilakukan untuk mengetahui kondisi masing-masing rumah serta kebutuhan penanganan setelah bencana.

Kejadian ini juga menjadi perhatian karena cuaca ekstrem dapat muncul dalam waktu singkat dan menyebabkan kerusakan pada bangunan, terutama bagian atap dan struktur rumah yang tidak cukup kuat menghadapi angin kencang.

Menjadi Pengingat untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan

Peristiwa di Medan menunjukkan bahwa bencana tidak selalu datang dalam bentuk banjir besar atau gempa. Hujan deras dan angin kencang dalam waktu singkat juga dapat menyebabkan kerusakan yang cukup luas di kawasan permukiman.

Karena itu, pemantauan kondisi cuaca dan kesiapsiagaan masyarakat tetap penting, terutama ketika hujan deras disertai angin mulai terjadi.

Pemerintah daerah juga diharapkan dapat terus memperkuat pemetaan wilayah rawan, melakukan penanganan terhadap pohon yang berisiko tumbang, serta mempercepat perbaikan rumah dan fasilitas yang mengalami kerusakan.

Doa untuk Warga Medan

Cuaca ekstrem yang melanda Medan meninggalkan kerusakan pada ratusan bangunan dan membuat ratusan keluarga terdampak.

Semoga seluruh warga yang terdampak diberikan keselamatan, kesehatan, dan kekuatan dalam melewati masa pemulihan.

Semoga proses pendataan dan penanganan yang dilakukan pemerintah dapat berjalan dengan cepat dan tepat. Rumah-rumah yang mengalami kerusakan diharapkan segera mendapatkan penanganan, sementara langkah pencegahan dan kesiapsiagaan dapat terus diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.

Yayasan Amal Peduli Nusantara turut mendoakan agar kondisi Kota Medan segera kembali aman dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan tenang.